Kinerja Rantai Pasok dan Mitigasi Risiko pada Produksi Baglog Jamur Tiram di CV Agro Jamur Tiram Wijaya Kusuma di Kecamatan Rengel Kabupaten Tuban
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Pertanian
Abstract
Jamur tiram (Pleurotus ostreatus) merupakan salah satu jenis tanaman
hortikultura yang memiliki ciri tubuh buah yang tumbuh mekar menyerupai kulit
kerrang yang dapat tumbuh pada kondisi lembab. Sebagai salah satu komoditas
hortikultura yang memiliki minat yang tinggi dimasyarakat terutama jenis jamur tiram
putih, komoditas ini banyak dibudidayakan sebagai usaha atau bisnis inovasi pertanian
dalam memanfaatkan limbah serbuk kayu, dedak padi, tepung jagung, kapur (CaCO3)
dan air sebagai media pembuatan baglog atau media tumbuh bibit jamur tiram putih tersebut. Proses pembuatan bibit jamur tiram dalam aspek usaha
skala kecil, menengah, maupun besar, pembuatan baglog budidaya jamur tiram
memiliki cara yang sama yakni dengan memanfaatkan plastik sebagai wadah bahan
baku pembuatan baglog jamur dengan komposisi 5-15% media tanam atau bahan baku
serbuk kayu, 1-2% dedak halus, dan 0,5-2% kapur (CaCO3) sebagai bahan pembuatan
bibit F0 maupun bibit F1 jamur tiram putih dengan proses sterilisasi pada suhu 95ºC -
120ºC selama 5-8 jam sebagai upaya untuk menumbuhkan miselium atau bakal jamur
pada baglog.
Description
Reupload file repositori 23 januari 2026_Kurnadi
