Analisis Keterlambatan dalam Proyek Konstruksi Swakelola: Faktor Penyebab dan Strategi Mitigasi (Studi Kasus: Proyek Sanitasi Kabupaten Pamekasan Tahun Anggaran 2024)

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Teknik

Abstract

Proyek sanitasi swakelola di Kabupaten Pamekasan Tahun Anggaran 2024 mengalami keterlambatan signifikan, dibuktikan dengan hanya satu dari 16 desa sasaran yang selesai tepat waktu. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor penyebab keterlambatan, menentukan prioritas risiko, dan merumuskan strategi mitigasi. Metode campuran (mixed methods) digunakan dengan menyebarkan kuesioner kepada 55 responden. Analisis data dilakukan menggunakan pendekatan Failure Mode and Effects Analysis (FMEA) untuk menghitung Risk Priority Number (RPN), dilanjutkan dengan analisis Pareto untuk menentukan faktor dominan, dan analisis SWOT untuk merumuskan strategi mitigasi. Hasil penelitian mengidentifikasi terdapat empat faktor penyebab keterlambatan dengan 19 indikator. Berdasarkan hasil analisis FMEA menunjukkan faktor keuangan (XD) dengan lima indikator rata-rata RPN 125,64 dan sumber daya manusia (XB) dengan lima indikator rata-rata RPN 134,23, dengan prioritas risiko tinggi. Analisis Pareto mengkonfirmasi terdapat delapan indikator dari total 19 indikator memiliki nilai total RPN sebesar 1.409,04. Faktor dominan tersebut sebagian besar berasal dari variabel factor keuangan (XD) dan sumber daya manusia (XB), Strategi langkah penyelesaian hasil mitigasi yang dirumuskan melalui analisis SWOT meliputi advokasi penyederhanaan birokrasi pencairan dana, penyediaan skema dana talangan, program pelatihan dan sertifikasi tenaga kerja lokal, menggandeng dinas teknis saat rekrutmen tenaga kerja, penerapan sistem presensi digital, menambah klausul kontrak dengan sanksi tegas, serta penguatan koordinasi antar pemangku kepentingan.

Description

Finalisasi oleh Agus 15 Juli 2026

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By