Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Canva For Education Untuk Meningkatkan Keterampilan Berfikir Kritis Dan Hasil Belajar Siswa Pada Pelajaran IPAS di Sekolah Dasar
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Abstract
Media pembelajaran interaktif adalah suatu perantara dalam pembelajaran
yang menghubungkan dengan suatu aplikasi yang dilengkapi adanya gambar,
animasi, video, audio, maupun simulasi yang bertujuan untuk memperjelas suatu
penyajian informasi. Ada berbagai macam aplikasi dalam membuat media ajar yang
menarik, salah satu contoh aplikasi yang sering digunakan pendidik adalah canva
for education, sehingga menjadi alternatif guru dalam mengembangkan media
pembelajaran. Salah satu materi pada pembelajaran IPAS yang memerlukan media
belajar khusus dalam pembelajaran yaitu bab sistem tata surya. Berdasarkan
preliminary research yang telah dilakukan kepada beberapa guru di kabupaten
lumajang, bahan ajar yang digunakan hanya gambar yang berasal dari buku teks,
buku siswa dan buku guru saja saat pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini untuk
mengetahui kevalidan, kepraktisan dan keefektifan pengembangan media
pembelajaran interaktif berbasis canva for education untuk meningkatkan
keterampilan berfikir kritis dan hasil belajar siswa pada pelajaran IPAS di sekolah
dasar. Metode penelitian dan pengembangan (Research and Development) yang
dilakukan dalam penelitian ini menggunakan model pengembangan 4D yang terdiri
dari tahapan pendefinisian (define), perancangan (design), pengembangan
(develop), dan penyebarluasan (disseminate). Subyek penelitian yaitu siswa kelas
VI jenjang sekolah dasar pada tiga lembaga yaitu SD Negeri Sawaran Kulon 03,
SD Negeri Tempursari 01 dan SD Negeri Tempursari 02. Instrumen yang
digunakan adalah angket lembar validasi, angket, tes dan dokumentasi. Validitas
dan reliabilitas instrumen diuji terlebih dahulu sebelum digunakan. Peneliti
menggunakan analisis deskriptif kualitatif dalam menganalisis datanya. Hasil
penelitian akan disajikan dalam bentuk tabel, grafik, atau diagram, diikuti dengan
pembahasan, kesimpulan, dan saran. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk
mengetahui pengaruh pengembangan media pembelajaran interaktif berbasis canva
for education untuk meningkatkan keterampilan berfikir kritis dan hasil belajar
siswa pada pelajaran IPAS di sekolah dasar.
Hasil penelitian menunjukkan tingkat validitas media pembelajaran
berbasis canva for education didapatkan hasil rata-rata nilai 91,44 % yang
dikategorikan “sangat valid”. Selanjutnya uji kepraktisan media pembelajaran
berbasis canva for education yang didapatkan dari hasil rerata observasi
keterlaksanaan, angket respon siswa dan angket respon guru sebesar 88,96%
dengan kategori "sangat praktis" artinya media layak digunakan dalam proses
pembelajaran. Sedangkan pada uji keefektifan media pembelajaran berbasis canva
for education dari data hasil belajar diperoleh hasil skor N-gain sebesar 0,77
dengan kategori “tinggi”. Analisis berpikir kritis diperoleh hasil skor N-gain
sebesar 0,78 dengan kategori “tinggi”. Data tersebut menunjukkan analisis
berdasarkan hasil uji N-gain score tersebut menunjukkan bahwa penggunaan
media pembelajaran berbasis canva for education dapat meningkatkan hasil
belajar dan keterampilan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran IPAS jenjang
sekolah dasar. Berdasarkan data analisis hasil penilitian disimpulkan bahwa penggunaan
media pembelajaran berbasis canva for education dalam pembelajaran IPAS
menunjukkan kategori valid artinya media pembelajaran berbasis canva for
education valid digunakan dalam pembelajaran. Media pembelajaran berbasis
canva for education pada uji kepraktisan menunjukkan kategori praktis artinya
media memberikan kemudahan dalam pembelajaran. Dan hasil uji keefektifan
menunjukkan kategori tinggi pada hasin N- gain artinya media sangat efektif
digunakan untuk meningkatkan hasil belajar dan keterampilan berpikir kritis
siswa pada mata pelajaran IPAS jenjang sekolah dasar.
Description
Reupload Repositori File 11 Februari 2026_Kholif Basri
