Analisis Faktor yang Mempengaruhi Pekerja Migran di 5 Provinsi Pekerja Migran Indonesia ( PMI )Tertinggi Tahun 2016-2023

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh upah minimum provinsi, tingkat pengangguran terbuka, jumlah penduduk miskin terhadap pekerja migran di 5 Provinsi PMI tertinggi tahun 2016-2023. Penelitian ini menggunakan data sekunder dalam bentuk data panel yaitu gabungan cross section dan time series. Penelitian ini mengambil 5 Provinsi yaitu, Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, Lampung, Nusa Tenggara Barat dari tahun 2016-2023. 5 Provinsi tersebut dijadikan penelitian karena memiliki jumlah pekerja migran tertinggi di Indonesia periode 2016-2023.Tahun 2016 dijadikan sebagai tahun dasar karena pada tahun tersebut arus migrasi dalam kondisi baik, karena ditahun sebelumnya 2015 pemerintah mengeluarkan kebijakan moraturium pemberhentian penempatan pekerja migran di 21 Kawasan Timur Tengah. Hal ini dilakukan untuk melindungi pekerja migran dari eksploitasi tenaga kerja di luar negeri, karena masih banyak tenaga kerja indonesia yang bekerja pada sektor informal. Oleh karena itu pemerintah berusaha untuk pekerja migran bekerja pada sektor formal agar terlindungi dari eksploitasi tenaga kerja.Penelitian ini menggunakan metode analisis regresi data panel dengan pendekatan Random Effect Model (REM). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa upah minimum provinsi memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap pekerja migran di 5 Provinsi PMI tertinggi tahun 2016-2023. Tingkat pengangguran terbuka dan jumlah penduduk miskin memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap pekerja migran di 5 Provinsi PMI tertinggi tahun 2016-2023.

Description

Reupload file repositori 28 januari 2026_Kurnadi

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By