Analisis Pengaruh Ketidaksesuaian Kualifikasi Terhadap Pendapatan Tenaga Kerja di 9 Negara Asia
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Ekonomi Dan Bisnis
Abstract
Ketidaksesuaian kualifikasi (qualification mismatch) antara pendidikan tenaga kerja dan persyaratan pekerjaan telah menjadi isu yang signifikan dalam studi ekonomi tenaga kerja, terutama di kawasan Asia. Fenomena ini mencakup dua dimensi utama, yaitu overeducation dan undereducation. Overeducation terjadi ketika tingkat pendidikan tenaga kerja melebihi persyaratan pekerjaan yang mereka tempati, sedangkan undereducation terjadi ketika pendidikan tenaga kerja berada di bawah tingkat yang dibutuhkan oleh pekerjaan. Kondisi ini dapat menyebabkan ketidakefisienan pasar tenaga kerja dan berdampak langsung pada pendapatan tenaga kerja. Tenaga kerja yang overeducated sering terjebak dalam pekerjaan yang tidak sesuai dengan tingkat keterampilan mereka, sehingga menerima upah yang lebih rendah dibandingkan potensi mereka. Sebaliknya, undereducation sering kali menyebabkan keterbatasan produktivitas, sehingga juga memengaruhi pendapatan secara negatif.
Selain ketidaksesuaian kualifikasi, jam kerja merupakan variabel penting yang memengaruhi pendapatan tenaga kerja. Jam kerja yang lebih panjang umumnya berkorelasi positif dengan pendapatan, mencerminkan upaya kerja yang lebih besar. Namun, hubungan ini bersifat kompleks karena bergantung pada produktivitas individu dalam mengoptimalkan waktu kerja. Tenaga kerja dengan jam kerja yang efisien cenderung memperoleh pendapatan yang lebih tinggi, meskipun tidak selalu berarti bekerja dalam durasi yang lebih lama.
Faktor lain yang memengaruhi pendapatan tenaga kerja adalah jenis kelamin. Penelitian sebelumnya sering menunjukkan adanya kesenjangan pendapatan berbasis gender, di mana laki-laki cenderung memperoleh pendapatan lebih tinggi dibandingkan perempuan. Namun, di beberapa negara Asia yang menjadi objek penelitian ini, pengaruh jenis kelamin terhadap pendapatan menunjukkan tren yang berbanding terbalik, mencerminkan upaya untuk mengurangi diskriminasi berbasis gender di pasar tenaga kerja.
Secara teoritis, penelitian ini berakar pada beberapa pendekatan utama. Teori Human Capital menjelaskan bahwa investasi dalam pendidikan dan pelatihan meningkatkan keterampilan individu, yang berkontribusi pada produktivitas dan pendapatan mereka. Dalam konteks qualification mismatch, teori ini juga menunjukkan bahwa ketidaksesuaian kualifikasi bersifat sementara, karena pasar tenaga kerja akan melakukan penyesuaian untuk menciptakan keselarasan antara keterampilan tenaga kerja dan kebutuhan pekerjaan. Selain itu, teori Assignment menyoroti pentingnya kecocokan antara pendidikan dan pekerjaan dalam menentukan pendapatan tenaga kerja. Ketika tenaga kerja ditempatkan sesuai dengan tingkat keterampilannya, produktivitas akan meningkat, dan pendapatan yang diperoleh cenderung lebih optimal.
Untuk menjawab permasalahan pada rumusan masalah, penelitian ini menggunakan estimasi data panel dengan Fixed Effect Model (FEM) sebagai model terpilih dari hasil uji chow dan uji hausman. Data pada penelitian ini diperoleh dari International Labour Organization dari tahun 2011 hingga 2022 pada 9 negara di Asia.
Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa overeducation memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan tenaga kerja di 9 negara Asia, menandakan bahwa tenaga kerja dengan pendidikan lebih tinggi dari yang dibutuhkan cenderung mendapatkan pendapatan lebih tinggi. Di sisi lain, undereducation memiliki pengaruh positif, tetapi tidak signifikan terhadap pendapatan, yang berarti tenaga kerja dengan pendidikan di bawah kebutuhan tidak secara statistik mempengaruhi peningkatan pendapatan. Jam kerja terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan, menunjukkan bahwa peningkatan jam kerja dapat meningkatkan pendapatan. Sementara itu, tenaga kerja laki laki berpengaruh negatif signifikan sedangkan tenaga kerja perempuan berpengaruh positif signifikan menunjukkan adanya perbedaan pendapatan berdasarkan jenis kelamin.
Description
Reupload File Repositori 28 Jan 2026 Maya
