Pengaruh Waktu Penutupan Putik Dan Pemberian Giberelin Terhadap Lama Kesegaran Bunga Mawar (Rosa Damascena Mill.)
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Pertanian
Abstract
Kebutuhan bunga mawar terus meningkat terutama di kota-kota besar sebanyak
10-15%/tahun. Peningkatan ini didukung dari banyaknya penyelengaraan acara
seperti pernikahan dan acara lainnya yang menggunakan bunga mawar sebagai
dekorasi utama. Salah satu kendala dalam budidaya bunga mawar yaitu faktor
kesegaran bunga yang sangat singkat sekitar 4-5 hari dan kemudian layu dan
rontok. Hal tersebut disebabkan bunga mawar memiliki struktur bunga
hermaprodit sehingga penyerbukan sangat mudah terjadi. Bunga yang sudah
mengalami penyerbukan akan meningkatkan produksi hormon etilen yang dapat
menyebabkan bunga layu dan berujung pada gugur bunga. Oleh karena itu,
diperlukan penanganan yang sesuai untuk mengatasi kendala umur kesegaran
bunga yang singkat sehingga dapat mengurangi kerugian petani akibat bunga yang
gagal dipanen karena rontok. Penelitian ini dilakukan dengan metode penutupan
putik bunga mawar sebagai langkah pencegahan terjadi penyerbukan dan
konsentrasi hormon giberelin yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh interaksi
kedua perlakuan terhadap lama kesegaran bunga mawar. Penelitian ini
dilaksanakan di lahan milik petani di Desa Karangpring, Kabupaten Jember pada
15 Agustus sampai dengan 12 september 2024. Penelitian ini terdiri atas 2 faktor
yaitu waktu penutupan penutupan dan konsentrasi giberelin yang diulang sebanyak
3 kali. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa penutupan putik sebelum
anthesis (P1) merupakan waktu perlakuan terbaik untuk menutup putik.
Kesegarannya lebih lama 50,7% dibandingkan dengan kontrol. Perlakuan P1 juga
berpengaruh nyata pada sudut kulai (o) dan kadar air (%). Sedangkan konsentrasi
giberelin 200 mg/L (G2) merupakan perlakuan terbaik yang memiliki kesegaran
34,7% lebih lama dibandingkan dengan kontrol dan juga berpengaruh nyata pada
sudut kulai (o).
Description
Pembimbing Utama
Ir. Sundahri, PGDip.Agr.Sc., M.P.
Penguji utama
Ir. Kacung Hariyono, M.S., Ph.D.
