Pengaruh Konsep Green marketing Terhadap Keputusan Konsumen Menggunakan Penginapan Kalibaru Cottage Banyuwangi.
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Abstract
Kegiatan pariwisata dan rekreasi seringkali dapat menimbulkan masalah
ekologis, sedangkan keindahan dan keaslian alam merupakan modal utamanya.
Gunn (2003) mengemukakan bahwa suatu kawasan wisata yang baik dan berhasil
bila secara optimal didasarkan kepada empat aspek yaitu: (1) mempertahankan
kelestarian lingkungannya, (2) meningkatkan kesejahteraan masyarakat di
kawasan tersebut, (3) menjamin kepuasan pengunjung, dan (4) meningkatkan
keterpaduan dan unit pembangunan masyarakat di sekitar kawasan dan zona
pengembangannya.
Green marketing didefinisikan sebagai suatu proses manajemen yang
bertanggung jawab untuk mengidentifikasi, mengantisipasi dan memuaskan
kebutuhan dari konsumen dan masyarakat secara profitable dan berkelanjutan
(Peattie, 1992). Terdapat tiga hal dalam menentukan suatu perusahaan telah
menerapkan green marketing dengan baik yang dapat dilihat pada green valueaddition
process, green management systems, dan green product (Prakash,
2002:
286).
Green value-addition process berfokus pada memodifikasi teknologi atau
membuat suatu teknologi baru yang berhubungan dengan pengurangan dampak
lingkungan di berbagai aspek, misalnya teknologi yang hemat energi. Green
management systems berfokus pada pembuatan kondisi yang mengurangi dampak
lingkungan dalam value-addition processes dan suatu kebijakan dalam
manajemen yang ramah lingkungan. Green product berfokus dengan produk yang
dirancang dan diproses dengan suatu cara untuk mengurangi efek-efek
yang dapat mencemari lingkungan, baik dalam produksi, pendistribusian dan
pengkonsumsiannya.
Description
reupload file repositori 16 maret 2026_kurnadi/keysa
