Analisis Proyeksi Kebutuhan Energi Listrik Jangka Panjang Menggunakan Metode DKL 3.2 dan Regresi Linier

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Teknik

Abstract

Kebutuhan energi listrik di Provinsi Bali terus meningkat seiring dengan pertumbuhan ekonomi dan populasi, sehingga diperlukan proyeksi jangka panjang yang akurat untuk menjamin ketersediaan pasokan. Penelitian ini bertujuan untuk memprediksi pertumbuhan jumlah pelanggan, konsumsi energi, dan daya tersambung di Bali untuk periode 2024 – 2029 pada sektor rumah tangga, komersil, dan industri, serta menganalisis tingkat akurasi antara metode DKL 3.2 dan regresi linier. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan mengolah data historis dari tahun 2019-2023 yang meliputi data kelistrikan dari PT PLN (Persero) UID Bali dan data produk domestik regional bruto (PDRB) dari BPS Bali. Proyeksi dilakukan dengan metode DKL 3.2 dan regresi linier, selanjutnya akurasi kedua metode diukur menggunakan mean absolute percentage error (MAPE) dengan membandingkan hasil proyeksi tahun 2024 dengan data aktualnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua metode memproyeksikan adanya pertumbuhan yang konsisten pada konsumsi energi, jumlah pelanggan, dan daya tersambung hingga tahun 2029. Metode DKL 3.2 menunjukkan proyeksi pertumbuhan yang lebih agresif dibandingkan metode regresi linier di semua sektor. Hasil validasi membuktikan bahwa metode DKL 3.2 memiliki tingkat akurasi yang lebih unggul dengan rata-rata nilai MAPE sebesar 3,80%, sementara metode regresi linier menghasilkan rata-rata MAPE sebesar 8,34%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa metode DKL 3.2 lebih direkomendasikan untuk digunakan dalam perencanaan kebutuhan energi listrik jangka panjang di Bali karena memberikan hasil prediksi yang lebih mendekati kondisi aktual.

Description

Reaploud Repository February_agus

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By