Pengembangan Media Pembelajaran Komik Berbasis Kontekstual Berbasis Kontekstual untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa SMP di Kawasan Perkebunan

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Abstract

IPA (Ilmu Pengetahuan Alam) mempelajari fenomena alam, baik biotik maupun abiotik, serta berperan dalam kehidupan manusia. Keterampilan berpikir kritis berperan penting dalam pendidikan, terutama dalam pembelajaran IPA, karena melatih siswa menganalisis fakta dan memecahkan masalah. Keterampilan berpikir kritis siswa SMP masih dikategorikan rendah dikarenakan dalam penggunaan media pembelajaran masih monoton dan belum megarahkan siswa untuk berpikir kritis, sehingga diperlukan media pembelajaran yang sesuai dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis. Oleh sebab itu, solusi yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan mengembangkan media pembelajaran komik berbasis kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui uji validitas, kepraktisan, dan efektivitas media pembelajaran komik berbasis kontekstual untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa SMP di kawasan perkebunan. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan R&D (research and development) dengan menggunakan model pengembangan ADDIE oleh Brach (2009). Model ADDIE memiliki 5 (lima) tahapan yaitu: analyze, design, develop, implement, dan evaluate. Instrumen lembar validasi media pembelajaran yang dikembangkan diberikan kepada tiga validator ahli. Instrumen lembar keterlaksanaan dalam penggunaan media pembelajaran dinilai oleh 3 observer untuk uji kepraktisan media pembelajaran komik berbasis kontekstual. Tes yang dilakukan yaitu pre-test dan post-test yang diberikan kepada siswa dengan instrumen soal 6 aspek berpikir kritis, yang kemudian di ukur mengunakan N-Gain untuk mengukur efektivitas produk yang dikembangkan dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa. Selain itu, angket respon siswa yang diisi oleh siswa dan berisi pertanyaan digunakan untuk mengukur respon siswa terhadap produk yang dikembangkan. Hasil validitas media pembelajaran komik berbasis kontekstual sebesar 92%, memenuhi kriteria valid, dan layak digunakan dalam pembelajaran IPA di SMP. Hasil kepraktisan berdasarkan penggunaan media pembelajaran diperoleh sebesar 93% yang dikategorikan sangat prakis dan dapat diterapkan dalam pembelajaran. Hasil efektivitas media pembelajaran komik berbasis kontekstual untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa dapat dibuktikan dengan nilai N-Gain sebesar 0,72 termasuk dalam kriteria tinggi. Hal tersebut menunjukkan peningkatan dalam keterampilan berpikir kritis siswa setelah mengunakan media pembelajaran. Respon siswa terhadap media pembelajaran mendapatkan persentase rata-rata sebesar 96% berkategori tinggi. Media pembelajaran komik berbasis kontekstual terbukti efektif dan layak digunakan dalam pembelajaran IPA SMP. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran komik berbasis kontestual yang telah dikembangkan membuktikan hasil dengan kriteria valid, praktis, dan efektif sebagai media pembelajaran IPA dalam melatih dan meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa SMP. Oleh karena itu, media pembelajaran berbasis kontekkstual yang sudah dikembangkan layak digunakan dan dapat dimanfaatkan sebagai sumber belajar.

Description

Reupload file Repositori 6 Februari 2026_Kholif/Keysa

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By