Produksi Makna Berbasis Budaya Masyarakat Osing DI Desa Cluring: Redefinisi Identitas Kolektif

Abstract

Suku Osing merupakan suatu komunitas yang mendiami ujung Timur Pulau Jawa, yaitu Kabupaten Banyuwangi. Mereka hidup dan bersinggungan oleh aspek sejarah dan kebudayaan yang begitu kompleks, serta mengalami keterpisahan oleh batas administratif teritorial. Kehidupan yang bersinggungan di lorong sejarah dan budaya itu pun tidak jarang menjelma tantangan. Maka dari itu, penelitian ini akan menganalisis perihal produksi makna masyarakat Osing di desa Cluring dalam mendefinisikan ulang identitasnya. Melalui perspektif teoritis Alberto Melucci, penelitian ini mengeksplorasi produksi makna sebagai bagian dari aksi-kolektif di ruang sosial keluarga dan kesenian. Serta tahap-tahap aksi-kolektif lainnya untuk merangkai suatu identitas kolektif yang baru. Serangkain proses aksi-kolektif itu pun dikomparasikan dengan masyarakat Osing secara umum, terutama yang berkiblat pada Alasmalang ataupun Kemiren. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan etnografi. Data-data hasil temuan akan digali melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Selain itu, subjek-subjek penelitian dipilih berdasarkan purposive sampling. Keabsahan data pun diuji lewat proses triangulasi, kemudian data dianalisis dengan mereduksi data, menyajikan data, dan merangkai kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan suatu bentuk wacana sebagai produksi makna dan produksi sosial yang mengarah pada pemaknaan ulang identitas. Di desa Cluring, nilai-nilai leluhur masih dijaga, tetapi dengan bentuk yang lebih fleksibel, tetapi efektif jika dibandingkan masyarakat Osing di desa Kemiren. Sehingga aksi-kolektif Osing di desa Cluring membuka suatu jalan menuju bentuk identitas baru.

Description

Validasi dan Finalisasi Ratna 20 Agustus 2026

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By