Kemampuan Literasi Matematika Siswa SMP Dalam Menyelesaikan Soal Statistika Ditinjau Dari Tipe Kepribadian Florence Littauer
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan
Abstract
Indonesia menyongsong Generasi Emas 2045 dengan peluang bonus
demografi, yang dapat mendorong kemajuan jika didukung pendidikan berkualitas.
Pendidikan menjadi kunci dalam membentuk SDM unggul, adaptif terhadap
Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0, serta menguasai literasi digital, kolaborasi,
dan berpikir kritis. Namun, hasil PISA 2022 menunjukkan literasi matematika siswa
Indonesia masih rendah (peringkat 66 dari 81 negara), terutama dalam penerapan
konsep dalam konteks nyata, termasuk Statistika. Kesulitan siswa tidak hanya
bersifat kognitif, tetapi juga dipengaruhi oleh kepribadian. Menurut teori Florence
Littauer, kepribadian terbagi menjadi empat tipe: Sanguinis, Koleris, Melankolis,
dan Phlegmatis yang memengaruhi cara siswa belajar dan memecahkan masalah.
Di SMP Negeri 2 Muncar, kemampuan literasi matematika siswa masih rendah, dan
belum ada penelitian yang mengkaji hubungan antara kepribadian dan kemampuan
literasi matematika, khususnya pada topik Statistika.
Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan kemampuan literasi
matematika siswa SMP dalam menjawab soal pada materi statistika, yang dianalisis
melalui sudut pandang tipe kepribadian Florence Littauer. Jenis penelitian ini
merupakan jenis penelitian kualitatif. Penelitian ini dilaksananakan di SMP Negeri
2 Muncar dan subjek penelitian yaitu empat siswa kelas VIII F. Metode
pengumpulan data menggunakan metode angket, tes, dan wawancara. Instrumen
yang digunakan adalah angket tipe kepribadian Florence Littauer, soal tes materi
statistika dan pedoman wawancara. Angket digunakan untuk mengetahui dan
mengklasifikasi tipe kepribadian siswa, soal tes tulis untuk mengetahui kemampuan
literasi siswa, dan wawancara dilakukan untuk memperkuat dan mengkonfirmasi
langkah-langkah pengerjaan siswa, supaya memperoleh hasil analisis yang akurat.
Data tes dianalisis menggunakan rubrik penilaian berisi literasi.
Adapun tahapan pada penelitian ini adalah 1) pendahuluan menentukan
daerah penelitian, membuat dan mengurus surat perijinan penelitian, observasi
pada daerah penelitian dan menentukan subjek beserta jadwal pengambilan data. 2)
Pengumpulan data, 3) Analisis 4)Thriangulasi, 5) Kesimpulan. Instrumen yang
digunakan telah di validasi memperoleh skor masing-masing 0,917 (kuesioner),
0,917 (tes), dan 0,83 (pedoman wawancara). Seluruh nilai tersebut berada pada
rentang validitas sangat tinggi (0,8 ≤ 𝑉 ≤ 1), sehingga semua instrumen
dinyatakan valid dan layak digunakan. Soal tes Literasi di berikan kepada subjek.
Hasil analisis data yang dilakukan diperoleh data sebagai berikut. Penelitian
ini menunjukkan bahwa kemampuan literasi matematika siswa dalam soal statistika
dipengaruhi oleh tipe kepribadian Florence Littauer. Sanguinis hanya mampu
merumuskan masalah, Koleris menguasai seluruh tahap literasi dengan baik,
Melankolis menunjukkan presisi tinggi dalam semua tahap, dan Phlegmatis unggul
dalam logika serta penarikan kesimpulan kuantitatif. Hasil ini menegaskan
pentingnya mempertimbangkan kepribadian dalam pembelajaran dan asesmen.
Penelitian lanjutan disarankan mengembangkan instrumen pemetaan kognitifpersonalitas,
mengkaji e-scaffolding adaptif, dan menganalisis dampak
perfeksionisme terhadap kreativitas matematika.
Description
Reupload Repositori File 26 Februari 2026_Kholif Basri
