Perbedaan Motivasi Belajar Siswa Menggunakan Model PBL Berbantuan Media PowerPoint (PPT) dengan Model PBL Berbantuan Augmented Reality (AR) (Studi Kasus pada Kelas X Materi Sistem dan Alat Pembayaran di SMA Negeri 4 Jember)

Abstract

Pembelajaran abad ke-21 menuntut guru dan siswa mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi guna meningkatkan kualitas pendidikan. Salah satu bentuk pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran adalah penggunaan media pembelajaran berbasis digital yang dapat menciptakan pembelajaran lebih menarik, interaktif, dan inovatif. Berdasarkan hasil observasi di SMA Negeri 4 Jember, motivasi belajar siswa pada mata pelajaran ekonomi masih tergolong rendah karena pembelajaran masih didominasi penggunaan media PowerPoint (PPT) yang kurang bervariasi sehingga siswa cenderung bosan dan kurang aktif. Oleh karena itu, media Augmented Reality (AR) dipilih sebagai alternatif media pembelajaran yang diharapkan mampu meningkatkan motivasi belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan motivasi belajar siswa antara penggunaan model Problem Based Learning (PBL) berbantuan media Augmented Reality (AR) dan Problem Based Learning (PBL) berbantuan media PowerPoint (PPT) pada materi sistem dan alat pembayaran kelas X di SMA Negeri 4 Jember. Penelitian menggunakan metode quasi eksperimen dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Sampel penelitian ditentukan menggunakan purposive sampling, yaitu kelas X.5 sebagai kelas eksperimen dan kelas X.6 sebagai kelas kontrol. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan uji Independent Sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data berdistribusi normal dan homogen sehingga memenuhi syarat untuk dilakukan uji hipotesis. Hasil uji Independent Sample t-test memperoleh nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05 yang menunjukkan adanya perbedaan motivasi belajar yang signifikan antara kedua kelas. Rata-rata skor motivasi belajar kelas eksperimen sebesar 78,06 (kategori tinggi), sedangkan kelas kontrol sebesar 63,19 (kategori sedang), sehingga penggunaan media Augmented Reality (AR) terbukti lebih efektif dalam meningkatkan motivasi belajar siswa dibandingkan media PowerPoint (PPT). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara penggunaan model Problem Based Learning (PBL) berbantuan media Augmented Reality (AR) dan media PowerPoint (PPT) terhadap motivasi belajar siswa pada materi sistem dan alat pembayaran. Media Augmented Reality (AR) dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif media pembelajaran yang inovatif untuk meningkatkan motivasi belajar siswa.

Description

Finalisasi Maya_01 Oktober 2026

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By