Evaluasi Desain Killing Well Menggunakan Metode Bullheading pada Kegiatan Well Intervention di Sumur X Lapangan Y
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Teknik
Abstract
Killing well merupakan kegiatan untuk mengatasi kick pada sumur dimana kolom fluida berat diinjeksikan ke dalam lubang sumur untuk mencegah aliran fluida reservoir keluar ke permukaan. Well Kick adalah kejadian di mana fluida formasi masuk ke dalam lubang bor. Salah satu metode untuk mengatasi well kick yaitu bullheading method. Saat penarikan rangkaian ESP terdapat efek swabbing yang menyebabkan terjadinya gas kick berupa H2S pada sumur ini. Dari permasalahan yang ada maka perlu dilakukannya perencanaan ulang killing well dengan metode bullheading. Metode yang digunakan untuk killing well adalah metode bullheading, karena tidak dapat dilakukannya sirkulasi yang disebabkan tingginya kadar H2S pada sumur ini. Dilakukan perhitungan dan analisa lebih lanjut untuk merencanakan ulang kegiatan killing well. Dari perhitungan didapatkan volume yang harus di pompa pada sumur X yaitu sebanyak 585,5874 bbl dengan THP 907 Psi dan KWF 8,5 ppg. Tekanan yang didapatkan dari perhitungan yaitu MITP bernilai 3293 psi dan MEOT sebesar 1645 psi serta stroke dari surface ke EOT bernilai 171 Psi/100 stroke. Fluida yang digunakan untuk mematikan sumur ini adalah clear brine systems yang berfungsi sebagai untuk mengimbangi tekanan reservoir. Dari data pemompaan didapatkan grafik bullheading chart yang menunjukkan bahwa pemompaan killing fluid pada sumur X berada di zona bullhead. Namun terdapat data pemompaan yang menunjukkan terjadinya rekah pada formasi pada stroke 520. Hal ini disebabkan karna pada stroke tersebut tekanan tubing yang dihasilkan melebihi tekanan maximal initial tubing pressure
Description
Reupload file repositori 6 Februari 2026_Yudi
