Hubungan Perilaku Sedentari Terhadap Kualitas Hidup pada Mahasiswa Fakultas Keperawatan Universitas Jember

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

fakultas keperawatan

Abstract

Tingginya tingkat perilaku sedentari di kalangan mahasiswa keperawatan dipengaruhi oleh beban akademik yang tinggi serta kebiasaan menggunakan perangkat digital dalam durasi yang panjang. Perilaku sedentari merujuk pada aktivitas yang dilakukan dalam posisi duduk atau berbaring dengan pengeluaran energi yang rendah (≤1,5 MET), seperti menonton televisi, bermain game, menggunakan media sosial, belajar, dan duduk saat bepergian. Aktivitas ini sering kali dilakukan dalam durasi panjang dan tanpa diselingi aktivitas fisik yang memadai, dan berpotensi menurunkan kesehatan fisik, psikologis maupun sosial mahasiswa sehingga dapat mempengaruhi penilaian kualitas hidup mahasiswa secara keseluruhan. Dampak dari perilaku sedentari dalam jangka panjang antara lain nyeri muskuloskeletal, obesitas, hipertensi, diabetes melitus tipe 2, gangguan tidur, hingga masalah psikologis dan sosial seperti stress dan kecemasan. Jika dibiarkan, kondisi ini dapat menurunkan kualitas hidup mahasiswa, yang meliputi aspek fisik, psikologis, hubungan sosial, dan lingkungan. Tujuan umum dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara perilaku sedentari terhadap kualitas hidup mahasiswa Fakultas Keperawatan Universitas Jember. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif analitik korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh mahasiswa aktif program sarjana keperawatan Universitas Jember yang berjumlah 707 orang. Sampel diambil sebanyak 97 mahasiswa melalui teknik stratified random sampling berdasarkan proporsi angkatan dan kelas. Instrumen yang digunakan terdiri dari dua kuesioner, yaitu ASAQ (Adolescent Sedentary Activity Questionnaire) untuk mengukur perilaku sedentari dan WHOQOL-BREF (World Health Organization Quality of Life BREF) untuk menilai kualitas hidup mahasiswa. Kuesioner ASAQ mengukur durasikegiatan sedentari dalam lima indikator utama, yaitu small screen recreation, education, travel, culture activities, dan social activities. Sementara itu, WHOQOL BREF mengukur kualitas hidup berdasarkan empat indikator yaitu kesehatan fisik, psikologis, hubungan sosial, dan lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai median dari usia responden adalah 20,00 tahun, sebagian besar berjenis kelamin perempuan yakni 86 responden (88,7%), dan mahasiswa yang menjadi responden terbanyak adalah dari angkatan 2023 yakni 27 responden (27,8%). Sebagian besar mahasiswa memiliki tingkat perilaku sedentari yang tinggi, yakni sebanyak 77 responden (79,4%), dan sisanya 20 responden (20,6%) berada dalam kategori sedang. Tidak ada responden yang masuk dalam kategori perilaku sedentari rendah. Sementara itu, kualitas hidup mahasiswa sebagian besar berada pada kategori sedang yaitu 49 responden (50,5%), 26 responden (26,8%) berada pada kategori buruk, dan 22 responden (22,7%) memiliki kualitas hidup yang baik. Hasil uji korelasi Spearman Rank menunjukkan nilai p-value sebesar 0,013 (<0,05) dan koefisien korelasi sebesar -0,251. Nilai ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara perilaku sedentari dan kualitas hidup mahasiswa, dengan arah hubungan negatif dan kekuatan hubungan yang lemah. Artinya, semakin tinggi tingkat perilaku sedentari mahasiswa, maka semakin rendah kualitas hidup yang dimiliki. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara perilaku sedentari terhadap kualitas hidup mahasiswa Fakultas Keperawatan Universitas Jember. Semakin tinggi tingkat perilaku sedentari yang dilakukan mahasiswa, semakin rendah pula kualitas hidup yang mereka miliki. Temuan ini menjadi dasar penting bagi institusi pendidikan khususnya Fakultas Keperawatan Universitas Jember untuk menyusun upaya promotif dan preventif dalam mengurangi perilaku sedentari, seperti memberikan edukasi mengenai risiko perilaku sedentari dalam jangka panjang, serta mendorong aktivitas fisik di lingkungan kampus untuk mengurangi perilaku sedentari dan meningkatkan kualitas hidup mahasiswa.

Description

Reupload file repository 9 februari 2026_agus/feren

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By