Proses Adopsi Pupuk Organik dari Kotoran Kambing pada Budidaya Cabai Rawit di Kelompok Tani Sumber Tani 12 Desa Sukodono Kecamatan Pujer Kabupaten Bondowoso
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Pertanian
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses budidaya cabai rawit
menggunakan pupuk organik serta menganalisis tahapan adopsi pupuk organik
berbahan kotoran kambing pada Kelompok Tani Sumber Tani 12 di Desa
Sukodono, Kecamatan Pujer, Kabupaten Bondowoso. Latar belakang penelitian
ini didasari oleh permasalahan kelangkaan pupuk bersubsidi dan meningkatnya
biaya produksi yang mendorong petani untuk mencari alternatif ramah
lingkungan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan
teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan
dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis data Miles,
Huberman, dan Saldana meliputi kondensasi data, penyajian data, dan penarikan
kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar anggota
kelompok tani telah mengadopsi pupuk organik berbahan kotoran kambing karena
dianggap lebih murah, mudah diperoleh, efektif meningkatkan pertumbuhan
tanaman, dan mampu meningkatkan hasil panen. Proses adopsi mengikuti lima
tahap inovasi menurut Rogers yang terdiri dari pengetahuan, persuasi, keputusan,
implementasi, dan konfirmasi. Faktor pendukung adopsi meliputi ketersediaan
bahan baku lokal, keberadaan rumah kompos, dukungan penyuluh pertanian, serta
potensi pemasaran produk pupuk organik ke luar daerah. Kendala yang dihadapi
adalah keterbatasan informasi dan kebiasaan sebagian petani menggunakan pupuk
kimia.
Description
Reupload Repository 26 Maret Maya
