Kesadaran kritis Perempuan Pedagang Kalen dalam Pemenuhan Kebutuhan Praktis di Pesisir Puger Kulon Jember
| dc.contributor.author | Silvia Maharani | |
| dc.date.accessioned | 2026-02-02T08:05:31Z | |
| dc.date.issued | 2025-06-05 | |
| dc.description | Reupload file repositori 2 februari 20260_ratna/dea | |
| dc.description.abstract | Puger Kulon adalah sebuah kawasan pesisir yang terletak di Kecamatan Puger, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Berada di dekat pesisir selatan Pulau Jawa, Puger Kulon memiliki pantai yang terkenal dengan potensi perikanannya terutama karena adanya Tempat Pelelangan Ikan (TPI) yang menjadi pusat kegiatan ekonomi masyarakat setempat. Dengan potensi yang besar, memberi peluang untuk perempuan turut serta dalam mengelola hasil laut yang melimpah. Keterlibatan ini memunculkan masalah berkaitan dengan ketidakadilan yang diterima perempuan pedagang kalen selama proses jual beli ikan, dimana diketahui bahwa perempuan memiliki kelemahan dengan menggantungkan perolehan ikan lawuan dari para anak buah kapal (ABK) dan nelayan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesadaran kritis perempuan pedagang kalen dalam pemenuhan kebutuhan praktis. Manfaat penelitian ini menjadi bahan kajian kesadaran kritis dan kebutuhan praktis perempuan pedagang kalen. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Teknik penentuan tempat menggunakan teknik purposive area. Teknik penentuan informan menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dalam pemeriksaan keabsahannya dengan melakukan perpanjangan keikutsertaan, ketekunan pengamatan, triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Selanjutnya hasil temuan data di analisis dengan model Miles dan Huberman meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perempuan pedagang kalen di pesisir Puger Kulon telah menunjukkan kesadaran kritis dalam menghadapi struktur ketidakadilan sosial. Kesadaran ini mucul melalui pengalaman langsung dan relfeksi atas peristiwa - peristiwa yang merugikan. Kesadaran kritis pada sub fokus pertama adalah dominasi sosial, ditunjukkan dengan perempuan pedagang kalen mampu mengatur harga jual ikan lawuan. Kesadaran kritis yang kedua adalah refleksi kritis, yang ditunjukkan dengan perempuan pedagang kalen mampu membentuk kelompok sosial dalam mengambil keputusan selain ABK dan nelayan. Kesadaran kritis ketiga adalah tindakan sosial politik, ditujukkan dengan perempuan pedagang kalen mampu beradaptasi dengan sesama perempuan pedagang kalen serta ABK dan nelayan yang ada di lingkungan kerja. Kesadaran kritis mendorong upaya pemenuhan kebutuhan praktis. Kebutuhan praktis antara perempuan dan laki-laki berbeda. Pada penelitian ini, peneliti menemukan bahwa kesadaran perempuan dalam memenuhi kebutuhan bukan pada dirinya sendiri, melainkan pada kebutuhan keluarga. Perempuan pedagang kalen selama mendapatkan penghasilan dari hasil dagangnya, mereka lebih mengutamakan melengkapi kebutuhan rumah tangga dibandingkan kebutuhan pribadinya seperti pembalut, pil KB, makanan sehat. Kesadaran kritis sub fokus kedua adalah pendidikan, ditujukkan dengan perempuan pedagang kalen mampu mengoptimalkan pengetahuan yang dimiliki untuk berdagang. Kesadaran kritis kedua adalah kesehatan, ditujukkan dengan perempuan pedagang kalen mampu menjaga tubuh agar tetap berdagang dengan mengatur pola makan dan istirahat. Kesadaran kritis ketiga adalah peluang ekonomi, ditujukkan dengan perempuan pedagang kalen mampu mencoba beradaptasi dunia digital dengan mencoba menjual ikan lawuan. Berdasarkan pemaparan diatas, dapat disimpulkan bahwa kesadaran kritis perempuan pedagang kalen telah dimiliki dalam dirinya, namun selama memperoleh penghasilan tidak hanya untuk dirinya melainkan untuk kebutuhan keluarga. Kesadaran kritis dalam berdagang terbukti dari tindakan untuk melawan ketidakadilan bukan dengan fisik melainkan sikap selama berdagang. Penambahan pinjaman dilakukan perempuan pedagang kalen untuk menjaga hubungan dagang yang baik dengan ABK dan nelayan. Saran bagi penelitian selanjutnya adalah penelitian merekomendasikan strategi pemberdayaan perempuan pedagang kelen di pesisi Puger Kulon. | |
| dc.description.sponsorship | DPU: Deditiani Tri Indrianti, S.Pd., M.Sc., CIQaR DPA: Sylva Alkornia, S.Pd., M.Pd | |
| dc.identifier.uri | https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/1037 | |
| dc.language.iso | other | |
| dc.publisher | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan | |
| dc.subject | Kesadaran kritis | |
| dc.subject | Perempuan Pedagang Kale | |
| dc.subject | Kebutuhan Praktis | |
| dc.title | Kesadaran kritis Perempuan Pedagang Kalen dalam Pemenuhan Kebutuhan Praktis di Pesisir Puger Kulon Jember | |
| dc.type | Other |
