Tata Kamera film Fiksi Sirna Dalane Pati: Penerapan Level Angle Sebagai Pendukung Adegan Dramatik
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Ilmu Budaya
Abstract
Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia yang memiliki
beragam nilai seni dan budaya. Contoh gambaran dari keberagaman budaya
tersebut ditandai dengan masih banyaknya masyarakat yang percaya mitos dan
tradisi lokal seperti kepercayaan masyarakat suku Jawa mengenai fenomena
Kembang Kasur. Kembang Kasur merupakan sebutan bagi orang yang sulit
meninggal dunia karena diduga masih memiliki ikatan ilmu gaib.
Dalam penciptaan karya film tugas akhir yang mengangkat fenomena
Kembang Kasur ini, pengkarya mengambil mayor sinematografi. Judul dari film
tersebut adalah Sirna Dalane Pati, menceritakan sebuah keluarga yang mengalami
gangguan gaib secara perlahan-lahan. Keluarga tersebut beranggapan bahwa semua
gangguan bersumber dari datangnya sang kakek yang diduga mengalami fenomena
Kembang Kasur.
Beberapa adegan dramatik seperti ketegangan, kejutan dan konflik dalam
film Sirna Dalane Pati didukung dengan menggunakan penerapan teori level angle
kamera berupa high angle dan low angle. Penerapan teori tersebut diharapkan
mampu memberi impact adegan dramatik yang lebih baik, karena sejatinya
penempatan kamera menentukan berapa banyak area dan dari sudut pandang mana
penonton akan mengamati dan menilai.
Tujuan pembuatan film ini salah satunya adalah untuk menunjukkan
keberagaman budaya Indonesia dengan latarbelakang mitos lokal. Melalui film ini,
pengkarya berharap mampu memberikan hiburan, informasi kepada khalayak
umum mengenai kebudayaan lokal masyarakat suku Jawa terkait dengan mitos dan
kepercayaan.
Description
Reupload File Repositori 25 Februari 2026_Teddy/Hendra
