Uji Tiga Formulasi Beauveria bassiana (Bals.) untuk Hama Ulat Grayak (Spodoptera frugiperda J.E. Smith)
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Pertanian
Abstract
Hama Spodoptera Frugiperda J.E. Smith termasuk kedalam ordo Lepidoptera: Noctuidae, hama ini tergolong hama baru yang banyak menyerang tanaman jagung, penyebaran dari hama S. Frugiperda dimulai dari terbawanya benih dari Amerika ke Indonesia di bagian Sumatera, sehingga perlunya pengendalian hayati yang efektif, efisien, dan ramah lingkungan, yaitu dengan menggunakan Agen hayati. Agen hayati cendawan entomopatogen Beauveria bassiana dapat menghasilkan Beauvericin yang berperan sebagai perusak fungsi hemolimfa dan inti sel bagi serangga inangnya. B. bassiana akan masuk ketubuh serangga melalui kulit, saluran pencernaan, spirakel, dan lubang alami lainnya yang terdapat di tubuh serangga dan nantinya akan merusak sistem ketahanan ulat grayak. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pada formula dan kerapatan berapakah cendawan B. bassiana yang paling efektif dalam mengendalikan S. frugiperda, sehingga dapat dijadikan alternatif pengendalian hama S. Frugiperda yang bersifat ramah lingkungan. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Proteksi Tanaman, Fakultas Pertanian Universitas Jember dengan pola dasar Rancangan Acak Lengkap (RAL) 2 faktorial formula B. bassiana (F) dan kerapatan spora (K) yang terdiri dari 4 perlakuan konsentrasi, diulang sebanyak 3 kali ulangan dan terdapat 39 pot percobaan, yaitu faktor formula B. bassiana terdiri dari 4 taraf = Kontrol (F0), B. bassiana Formula Cair (F1), B. bassiana Formula Tepung (F2), B. bassiana Formula Granular (F3). Faktor Kerapatan B. bassiana terdiri dari B. bassiana kerapatan 106 (K1), B. bassiana kerapatan 107 (K2), B. bassiana kerapatan 108 (K3) B. bassiana kerapatan 109(K4).
Description
Reupload File Repository 19 Mei 2026_Yudi
Approved by Teddy
