Perilaku Diet Pasien Diabetes Melitus Pasca Edukasi Kesehatan dengan Modifikasi Aplikasi Nippon (Nutrition Preparation Online)

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Kesehatan Masyarakat

Abstract

Diabetes Melitus menjadi salah satu penyakit yang menyebabkan kematian akibat peningkatan kadar glukosa yang disebabkan oleh tidak bekerjanya pankreas menghasilkan insulin dalam tubuh. Kasus DM mayoritas paling banyak ditemui pada DM Tipe 2 yang memiliki pengelolaan mandiri diet DM dalam kategori rendah (11,7%) dan sedang (61,7%) dalam melakukan pengelolaan anjuran diet DM. Salah satu upaya pencegahan DM Tipe 2 dengan melakukan edukasi menggunakan media. Terdapat Rumah Sakit di Kabupaten Jember yang menggunakan aplikasi untuk menghasilkan leaflet digital bernama NIPPON (Nutrition Preparation Online). Penggunaan media NIPPON oleh ahli gizi digunakan saat pemberian edukasi gizi kepada keluarga pasien DM dan pasien DM rawat jalan serta rawat inap dengan berisikan definisi, tujuan, dan pengaturan pola makan (jenis, jumlah, dan jadwal) yang dikirimkan melalui Aplikasi WhatsApp. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perilaku (pengetahuan, sikap, dan tindakan) diet pasien Diabetes Melitus tipe 2 di RSU Kaliwates pasca implementasi edukasi kesehatan dengan aplikasi NIPPON (Nutrition Preparation Online). Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Penelitian dilakukan pada pasien rawat jalan dan rawat inap DM Tipe 2 di RSU Kaliwates Kabupaten Jember dengan jumlah populasi 114 pasien dan diambil sampel sejumlah 89 pasien di bulan April-Mei 2024. Instrumen pengambilan data berupa lembar pre-test dan post-test dengan menggunakan kuesioner Diabetes Knowledge Questionnaire (DKQ) dan Self-Management Dietary Behavior Questionnaire (SMDBQ). Analisis data dilakukan dalam bentuk analisis univariat terhadap karakteristik responden dan analisis bivariat menggunakan uji Wilcoxon Signed Ranks Test pada variabel pengetahuan dan sikap serta uji Paired Simple t test pada variabel tindakan dengan Aplikasi SPSS, kemudian hasilnya disajikan dalam bentuk tabel disertai narasi penjelas. Peneliti melakukan kaji etik dan lulus di Komite Etik Penelitian Kesehatan di Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Jember dengan nomor etik yaitu No.2502/UN25.8/KEPK/DL/2024. Penelitian ini menunjukkan bahwa responden sebagian besar pada rentang usia 56-65 tahun sejumlah 36 orang (40,4%). Mayoritas responden berjenis kelamin perempuan (52,8%) dan sebagian besar memiliki aktivitas pekerjaan sebagai ibu rumah tangga (31,5%). Sebagian besar responden menempuh sekolah hingga tamat di jenjang SMA sejumlah 31 orang (34,8%). Hasil penelitian sebelum dan sesudah pemberian edukasi kepada pasien menggunakan media NIPPON dihasilkan terdapat perbedaan pengetahuan (0.000 < α, α=0.05) mengenai diet DM dengan mayoritas responden pada kategori tinggi sejumlah 65 orang (73%). Hasil penelitian tingkat sikap mayoritas responden positif terdapat perbedaan sebelum dan sesudah (0.000 < α, α=0.05) terhadap pemberian informasi tentang penyebab DM, anjuran pengaturan makan, dan tantangan perilaku diet DM sejumlah 81 orang (91%). Terdapat perbedaan tindakan diet (0.000 < α, α=0.05) dengan hasil kategori cukup tepat sejumlah 84 orang (94,4%), serta terjadi peningkatan pada domain tantangan perilaku diet (2,61). Saran peneliti bagi instansi atau pelayanan kesehatan dapat melanjutkan program edukasi oleh ahli tenaga gizi menggunakan Aplikasi NIPPON (Nutrition Preparation Online) dan dilakukan pemberian edukasi kepada pasien degeneratif lainnya. Edukasi menggunakan NIPPON dapat dilakukan ke pasien rawat jalan poli penyakit dalam serta sasaran edukasi tidak hanya orang dewasa saja melainkan anak-anak. Bagi peneliti selanjutnya, diharapkan untuk melakukan penelitian riset kualitatif berjenis kelamin perempuan dengan aktivitas pekerjaan sebagai ibu rumah tangga. Peneliti selanjutnya diharapkan untuk meneliti perilaku diet DM ke pasien rawat inap tetapi pada pasien DM rawat jalan juga serta dilakukan penelitian tindakan self-management diet secara mandiri di rumah.

Description

Reupload File Repositori 2 Februari 2026_Teddy/Hendra

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By