Pengadaan Waterleiding di Regentschap Djember 1931–1942

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Ilmu Budaya

Abstract

Pengelolaan lingkungan dan penyediaan air bersih menjadi upaya kebijakan penting untuk mengatasi problematika kesehatan dan sanitasi pada masa Hindia Belanda. Penelitian ini mengkaji tentang pembangunan, pengelolaan, dan perkembangan sistem air bersih (Waterleiding) di Regentschap Jember dari tahun 1931 hingga 1942. Rumusan masalah penelitian ini meliputi kondisi kesehatan masyarakat, faktor pendorong pembangunan infrastruktur air bersih, serta dampak yang ditimbulkan terhadap aspek kesehatan, sosial, dan ekonomi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode sejarah dengan tahapan pengumpulan sumber atau heuristik, kritik, interpretasi, dan historiografi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pertumbuhan industri perkebunan yang pesat di Jember turut mendorong peningkatan populasi dan kebutuhan terhadap air bersih terutama bagi Masyarakat Eropa, selain itu menimbulkan problematika kesehatan seperti penyakit menular melalui air. Kondisi kesehatan tersebut kemudian digunakan pemerintah kolonial sebagai dasar legitimasi pembangunan Waterleiding. Pemerintah kolonial melakukan kebijakan pembangunan Waterleiding dengan teknologi sumur artesis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembangunan Waterleiding berorientasi pada aspek kesehatan, namun pembangunan Waterleiding juga menunjukkan adanya kepentingan komersial pemerintah kolonial.

Description

Finalisasi Maya_08 Juli 2026

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By