Pengaruh Model Pembelajaran Project Based Learning dengan Integrasi Peta Konsep Terhadap Keterampilan Berpikir Kritis dan Hasil Belajar Biologi Siswa SMA

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan terlebih dahulu mengadakan observasi di SMAN Mumbulsari Jember. Proses observasi diawali dengan pengajuan izin hingga mendapat persetujuan, serta pendampingan dari guru pamong selama penelitian berlangsung. Model pembelajaran PjBL yang dikombinasikan dengan peta konsep dinilai tepat dalam melatih kemampuan berpikir kritis siswa. Penerapannya di kelas XI diharapkan dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar siswa, mengingat siswa pada jenjang ini masih cenderung memiliki kemampuan berpikir kritis yang perlu ditingkatkan. Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimen dengan melibatkan dua kelas, yakni satu kelas eksperimen dan satu kelas kontrol. Pemilihan kelas dilakukan melalui uji normalitas dan homogenitas terhadap data nilai ulangan biologi bab 3 semester ganjil dari lima kelas MIPA. Dari hasil analisis, ditemukan bahwa kelas XI 4, 5, dan 7 memiliki distribusi data yang normal dan homogen. Melalui teknik random sampling, kelas XI 4 dipilih sebagai kelas eksperimen dan kelas XI 5 sebagai kelas kontrol. Proses pembelajaran pada materi iritabilitas tumbuhan berlangsung selama empat hingga lima pertemuan, di mana setiap pertemuan terdiri dari dua jam pelajaran. Kelas eksperimen menerapkan PjBL dengan integrasi peta konsep, sementara kelas kontrol menggunakan model Discovery Learning. Kedua kelas mempelajari materi yang sama, namun pendekatan pembelajaran yang diterapkan berbeda. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur peningkatan kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar siswa. Kemampuan berpikir kritis diukur melalui nilai pretest dan posttest yang dikerjakan secara individu pada pertemuan pertama. Hasil belajar dievaluasi berdasarkan dua aspek, yaitu kognitif dan psikomotor. Aspek kognitif dinilai dari hasil pretest dan posttest yang dilakukan sebelum dan sesudah pembelajaran, sedangkan aspek psikomotor dinilai berdasarkan pelaksanaan praktikum yang dilakukan dalam kelompok dengan acuan rubrik penilaian yang telah ditentukan.

Description

Reupload file repositori 5 Februari 2026_Yudi

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By