Hubungan Quick Of Blood dengan Total Iron Binding Capacity pada Pasien Chronic Kidney Disease V yang Menjalani Hemodialisis : di RSD dr. Soebandi
| dc.contributor.author | Kuni Afroh Ala’aisya Fillah | |
| dc.date.accessioned | 2026-06-11T07:10:24Z | |
| dc.date.issued | 2025-11-11 | |
| dc.description | reupload 2026 Rudi H Validasi repository 11 Juni 2026_Naomy/Firly | |
| dc.description.abstract | Chronic Kidney Disease (CKD) merupakan gangguan fungsi ginjal yang bersifat progresif dan irreversible yang ditandai dengan penurunan Glomerular Filtration Rate (GFR). Pada CKD stadium V, fungsi ekskresi ginjal sudah tidak dapat dipertahankan sehingga pasien memerlukan terapi pengganti ginjal. Salah satu terapi yang paling umum digunakan adalah hemodialisis. Hemodialisis menggantikan fungsi eksresi ginjal dengan memanfaatkan dialiser untuk mengeluarkan zat sisa metabolisme, toksin uremik, serta kelebihan cairan dari tubuh. Keberhasilan hemodialisis dapat dipengaruhi oleh Quick of Blood (QB). QB adalah kecepatan aliran darah dari tubuh pasien menuju mesin dialisis. QB yang optimal berperan penting dalam meningkatkan adekuasi dialisis dan mempercepat proses pembuangan toksin uremik. QB yang tidak optimal dapat menimbulkan akumulasi toksin uremik yang dapat memicu peningkatan kadar hepcidin sehingga terjadi gangguan metabolisme zat besi yang pada akhirnya berkontribusi terhadap timbulnya anemia defisiensi besi (ADB). Salah satu parameter laboratorium yang sering digunakan untuk menilai status besi adalah Total Iron Binding Capacity (TIBC). TIBC menggambarkan kapasitas total transferrin dalam mengikat dan mengangkut zat besi dalam darah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara QB dan TIBC pada pasien CKD stadium V yang menjalani hemodialisis di RSD dr. Soebandi Jember. Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Subjek penelitian terdiri dari 45 pasien CKD stadium V yang menjalani hemodialisis rutin yang sesuai dengan kriteria inklusi dan ekslusi. Data QB diperoleh dari monitor mesin hemodialisis, sedangkan data TIBC diperoleh dari hasil pemeriksaan laboratorium. Analisis hubungan dilakukan dengan uji korelasi Spearman menggunakan tingkat signifikansi p<0,05. | |
| dc.description.sponsorship | Pembimbing Utama: dr. Yuli Hermansyah, Sp.PD, FINASIM | |
| dc.identifier.uri | https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/8718 | |
| dc.language.iso | other | |
| dc.publisher | Fakultas Kedokteran | |
| dc.subject | Quick Of Blood | |
| dc.subject | Total Iron Binding Capacity | |
| dc.subject | Chronic Kidney Disease V | |
| dc.title | Hubungan Quick Of Blood dengan Total Iron Binding Capacity pada Pasien Chronic Kidney Disease V yang Menjalani Hemodialisis : di RSD dr. Soebandi | |
| dc.type | Other |
