Uji Efektivitas Distilat Kemangi (Ocimum basilicum L.) Sebagai Insektisida Nabati Untuk Mengendalikan Kutudaun (Aphis gossypii Glover) Pada Tanaman Cabai Merah Besar (Capsicum annum L.)

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Pertanian

Abstract

Aphis gossypii Glover (Sternorrhyncha: Aphididae) merupakan hama utama pada beberapa tanaman budidaya karena secara langsung menghisap cairan nutrisi pada daun dan secara tidak langsung mengambat proses fotosintesis pada daun serta sebagai vektor virus tanaman. Kutudaun A. gossypii Glover mampu menyebabkan kehilangan hasil tanaman budidaya sekitar 98,6%. Alternatif teknik pengendalian hama kutudaun A. gossypii dengan distilat kemangi, yang didalamnya mengandung senyawa aktif seperti eugenol, linalool, eucalyptol, flavonoid, saponin, tannin dan minyak atsiri yang bersifat sebagai insektisida, racun kontak, pernapasan dan repellent, yang akan diuji efektivitasnya terhadap hama Kutudaun A. gossypii. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap yang terdiri atas 5 perlakuan konsentrasi distilat daun kemangi yaitu: 40%, 30%, 20%, 10% dan 0% setiap perlakuan diulang sebanyak 5 kali. Prosedur penelitian ini meliputi: Perbanyakan kutudaun A. gossypii, Penanaman dan pemeliharaan tanaman, Pembuatan distilat kemangi dan Aplikasi distilat daun kemangi di laboratorium dan green house. Variabel pengamatan meliputi: mortalitas kutudaun A. gossypii, toksisitas distilat daun kemangi (LC 50 dan LT 50 ), populasi kutudaun A. gossypii dan hasil panen buah cabai. Data di analisis menggunakan Analysis of Variance (ANOVA) dan di uji lanjut dengan DMRT serta analisis toksisitas di analisis menggunakan probit pada Microsoft Exel 2007. Hasil penelitian menunjukkanbahwa distilat daun kemangi berpengaruh nyata terhadap mortalitas dan populasi kutudaun A. gossypii. Mortalitas Kutudaun A. gossypii yang disebabkan distilat daun kemangi mencapai 70% pada konsentrasi 40% setelah 96 jam aplikasi, yang dapat menurunkan populasi A. gossypii sebesar 19%, toksisitas distilat daun kemangi 27,66% pada 72 jam setelah aplikasi dan LT 50 mencapai 49,24 jam, produksi buah cabai mencapai 5,89 g pada perlakuan konsentrasi yang sama.

Description

reupload file repositori 1 april 2026_kurnadi/hendra

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By