Prediksi Tujuan Poliklinik Berdasarkan Gejala Pasien Menggunakan Algoritma XGBoost (Studi Kasus: Rumah Sakit Daerah Kalisat)
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Ilmu Komputer
Abstract
Rumah sakit memiliki berbagai poliklinik dengan layanan yang berbeda
sesuai kebutuhan pasien. Dalam praktiknya, pasien sering kali tidak mengetahui
secara pasti poliklinik yang sesuai dengan keluhan yang dialami. Berdasarkan hasil
observasi di Rumah Sakit Daerah Kalisat, proses penentuan tujuan poliklinik masih
dilakukan secara manual melalui komunikasi antara pasien dan petugas
administrasi. Kondisi ini berpotensi menimbulkan ketidaktepatan penentuan tujuan
poliklinik, terutama ketika jumlah kunjungan pasien tinggi dan perbedaan
pemahaman antara pasien dan petugas administrasi. Oleh karena itu, diperlukan
suatu sistem yang dapat membantu mengklasifikasikan tujuan poliklinik secara
cepat dan akurat berdasarkan gejala pasien.
Penelitian ini bertujuan untuk membangun model klasifikasi tujuan
poliklinik menggunakan algoritma XGBoost serta mengimplementasikannya ke
dalam aplikasi berbasis website. Model yang dihasilkan diharapkan dapat
membantu proses penentuan tujuan poliklinik berdasarkan gejala pasien, sehingga
pasien memperoleh rekomendasi layanan yang lebih sesuai dan petugas
administrasi memperoleh dukungan dalam proses pengambilan keputusan secara
lebih cepat dan konsisten.
Dataset yang digunakan merupakan data rekam medis pasien rawat jalan
Rumah Sakit Daerah Kalisat periode 1 Desember 2024 hingga 20 September 2025
dengan jumlah 23.045 data. Tahapan penelitian dimulai dari pengumpulan data,
pre-processing, feature engineering kategori usia, seleksi fitur menggunakan TFIDF dan Chi-Square, pembagian data latih dan data uji, pembangunan model
menggunakan algoritma XGBoost, serta evaluasi model menggunakan confusion
matrix, accuracy, precision, recall, dan f1-score. Untuk meningkatkan performa
model, dilakukan hyperparameter tuning menggunakan metode Random Search.
Selain itu, dilakukan pengujian beberapa skenario model untuk mengetahui
pengaruh penerapan class weighting dan hyperparameter tuning terhadap hasil
klasifikasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari beberapa skenario yang diuji,
model XGBoost dengan hyperparameter tuning menghasilkan performa terbaik
dengan nilai accuracy sebesar 85,78%, precision sebesar 86,19%, recall sebesar
85,78%, dan f1-score sebesar 85,82%. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa model
mampu mengklasifikasikan sebagian besar tujuan poliklinik dengan baik, terutama
pada Poli Anak, Poli Kandungan, dan Poli Mata yang memperoleh nilai precision,
recall, dan f1-score di atas 90%. Meskipun demikian, masih ditemukan beberapa
kesalahan klasifikasi pada poliklinik yang memiliki gejala serupa, seperti Poli
Penyakit Dalam, Poli Jantung, Poli Bedah, dan Poli Orthopedi/Traumatologi.
Model yang dihasilkan menggunakan 13 fitur input yang terdiri dari 12 fitur
gejala dan 1 fitur kategori usia. Selanjutnya, model diimplementasikan ke dalam
aplikasi berbasis website menggunakan Streamlit. Sistem yang dikembangkan
mampu menampilkan rekomendasi tujuan poliklinik berdasarkan gejala pasien
beserta probabilitas prediksi untuk setiap poliklinik. Hasil black box testing
menunjukkan bahwa seluruh fungsi sistem berjalan sesuai dengan yang diharapkan.
Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa algoritma XGBoost
mampu digunakan untuk membantu proses klasifikasi tujuan poliklinik berdasarkan
gejala pasien. Model yang dihasilkan memiliki performa yang baik dan berhasil
diimplementasikan dalam bentuk aplikasi berbasis web sehingga berpotensi
mendukung proses pelayanan pasien di rumah sakit.
Description
Validasi file repositori 24 Juli 2026_Firli
