Pemanfaatan Teknologi Otomatisasi Mesin Pemanggang Daging Sapi

Loading...
Thumbnail Image

Authors

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Teknologi Pertanian

Abstract

Evaluasi efisiensi energi dan performa termal dari mesin pemanggang daging sapi otomatis yang dirancang menggunakan integrasi motor listrik dan pembakar inframerah berbahan bakar LPG. Sistem ini menggunakan motor AC berdaya 200 W dengan putaran awal sebesar 2800 rpm, kemudian direduksi menjadi 61,9 rpm melalui kombinasi sprocket rasio 19:43 dan dimmer dengan rasio reduksi 1/20. Sebagai elemen pemanas, digunakan burner LPG model KC-20A-V dengan kapasitas panas sebesar 2530 kcal/jam. Proses pemanggangan dilakukan dalam tiga siklus percobaan dengan durasi berkisar antara 41 hingga 45 menit. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa konsumsi energi listrik berada pada kisaran 0,1378 hingga 0,1519 kWh, sedangkan energi termal yang dihasilkan oleh pembakar LPG berkisar antara 7296,9 hingga 8031,0 kJ. Jika digabungkan, total energi sistem berkisar antara 7793,0 hingga 8578,0 kJ. Suhu internal daging menunjukkan peningkatan signifikan dari suhu awal sekitar 27–30 °C hingga maksimum 70,6 °C pada percobaan kedua, yang mengindikasikan tingkat kematangan well-done. Selain data termal, dilaksanakan analisis visual berbasis teknologi RGB imaging untuk mengevaluasi kematangan daging secara objektif. Pengukuran warna dilakukan melalui kanal Mean R, G, dan B dari setiap potongan daging. Hasilnya menunjukkan bahwa nilai Mean R berkorelasi erat dengan tingkat kematangan, di mana nilai tinggi menunjukkan daging yang lebih matang. Citra RGB juga memperlihatkan perbedaan warna yang konsisten antara bagian luar yang coklat (hasil reaksi maillard) dan bagian dalam yang merah muda atau coklat muda, mencerminkan kondisi kematangan medium rare hingga well done. Penerapan sistem otomatisasi tidak hanya mampu meningkatkan konsistensi hasil panggangan, tetapi juga memperbaiki efisiensi energi dan kualitas produk secara keseluruhan. Implementasi parameter terkontrol seperti kecepatan rotasi, durasi pemanggangan, serta distribusi panas yang merata terbukti berperan penting dalam mencapai hasil panggangan yang optimal. Oleh karena itu, sistem ini berpotensi besar untuk diterapkan pada skala rumah tangga maupun industri kecil-menengah yang membutuhkan efisiensi, produktivitas, dan kontrol mutu yang lebih baik.

Description

Reupload file repositori 27 Mar 2027_Maya

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By