Analisis Aplikasi Biochar pada Tanah Regosol dalam Meningkatkan Retensi Air dan Kandungan C-Organik Tanah Setelah Inkubasi
Loading...
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Teknologi Pertanian
Abstract
Tanah regosol memiliki tekstur berpasir, kandungan bahan organik rendah, kapasitas tukar kation (KTK) rendah, serta kemampuan menahan air yang terbatas sehingga produktivitas tanah menjadi rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik biochar kulit singkong hasil torrefaksi serta mengkaji pengaruh aplikasinya terhadap retensi air dan kandungan C-organik tanah setelah inkubasi. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan, yaitu P0 (0 g), P1 (20 g), P2 (25 g), dan P3 (30 g) biochar pada setiap 500 g tanah Regosol, dengan tiga kali ulangan. Biochar dibuat melalui proses torrefaksi pada suhu 300°C selama 120 menit, kemudian diinkubasi bersama tanah selama 28 hari. Parameter yang diamati meliputi karakteristik biochar, retensi air tanah, dan kandungan C-organik tanah. Data dianalisis menggunakan One-Way Analysis of Variance (ANOVA) dan dilanjutkan dengan Duncan's Multiple Range Test (DMRT) pada taraf nyata 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biochar memiliki pH 9, kadar air 2,996%, N-total 1,146%, C-organik 39,961%,. Aplikasi biochar meningkatkan retensi air tanah secara nyata, dengan nilai retensi tertinggi sebesar 71,73% pada perlakuan 30 g biochar. Penelitian ini menyimpulkan bahwa biochar kulit singkong hasil torrefaksi berpotensi digunakan sebagai pembenah tanah untuk meningkatkan retensi air dan kandungan C-organik pada tanah regosol.
Description
Finalisasi Maya_07 Oktober 2026
