Melawan Stigma: Dramaturgi Seniman Perempuan Janger Banyuwangi
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Abstract
Penelitian ini berfokus pada dinamika citra diri perempuan pelaku seni dalam
kesenian Janger Sri Budoyo Pangestu, Banyuwangi, dengan menggunakan
pendekatan dramaturgi Erving Goffman. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk
mengungkap bagaimana perempuan sebagai seniman Janger dapat mengatasi
stigma sosial yang melekat pada profesi mereka. Metode penelitian yang digunakan
adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Teknik pengumpulan data
dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa stigma negatif terhadap perempuan pelaku seni
Janger, terutama terkait dengan stereotip sebagai sosok "vulgar" dan "erotis", telah
mendorong mereka untuk mengembangkan strategi citra diri melalui konsep
panggung depan dan belakang. Panggung depan menggambarkan upaya seniman
untuk menciptakan kesan positif di mata penonton, sementara panggung belakang
merupakan ruang bagi mereka untuk melepaskan peran seni dan menjalani
kehidupan pribadi. Dalam konteks ini, Lilis sebagai pemimpin Janger SBP berperan
penting dalam menjaga etika dan profesionalitas di antara anggota kelompok.
Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa strategi dramaturgi yang diterapkan
oleh seniman perempuan Janger berhasil membentuk citra positif mereka meskipun
ada tantangan stigma yang kuat dari masyarakat. Hal ini menunjukkan bahwa
kesenian dapat menjadi ruang bagi perempuan untuk menunjukkan profesionalisme
dan mempertahankan martabat diri. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan
wawasan dalam pengembangan studi sosiologi budaya, khususnya terkait dengan
peran perempuan dalam seni tradisional.
Description
Reuploud file repositori 6 Apr 2026_Firli_tata
