Gambaran Manual Material Handling (MMH) dan Keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs) Pada Kuli Gudang Bulog Kabupaten Jember

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Kesehatan Masyarakat

Abstract

Musculoskeletal Disorders (MSDs) merupakan gangguan pada sistem otot skeletal yang terjadi akibat ketidak sesuaian antara alat kerja, lingkungan kerja, ataupun cara kerja dengan antropometri tubuh pekerjanya. Data WHO menunjukkan sekitar 1,71 juta penduduk dunia mengalami MSDs dan berkontribusi sebagai penyebab disabilitas pada 160 negara di dunia. Di Indonesia berdasarkan RISKESDAS tahun 2018 sebesar 49,07% pekerja mengalami gangguan MSDs. Salah satu aktivitas kerja yang membutuhkan aktivitas otot yaitu pada aktivitas pemindahan barang yang dilakukan secara manual atau manual material handling (MMH). Jenis pekerjaan yang erat kaitannya dengan aktivitas MMH yaitu buruh angkat angkut atau biasa disebut kuli. Berdasarkan hasil studi pendahuluan aktivitas kerja kuli gudang Bulog Mangli Kabupaten Jember melakukan pengangkatan secara manual tanpa menggunakan alat bantu sehingga berisiko untuk mengalami keluhan MSDs. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan aktivitas manual material handling (MMH) dan keluhan muskuloskeletal disorders (MSDs) pada pekerja gudang Bulog Mangli Kabupaten Jember. Berdasarkan hasil penelitian, mayoritas pekerja berada pada usia antara 45 sampai 54 tahun, masa kerja >10 tahun, kebiasaan merokok kategori sedang, dan memiliki IMT normal, serta hasil kuesioner nordic body map menunjukkan bahwa sebagian besar pekerja memiliki keluhan MSDs tingkat tinggi. Hasil pengukuran NIOSH lifting equation diperoleh rata-rata nilai RWL sebesar 7,9 dan rata-rata nilai LI sebesar 2,7 yang termasuk dalam risiko kategori sedang. Analisis bivariat menunjukkan bahwa terdapat kecenderungan pada responden usia antara 45 hingga 54 tahun, masa kerja lebih dari 10 tahun, dan IMT normal untuk mengalami keluhan MSDs kategori tinggi, sedangkan pada pekerja dengan kebiasaan merokok kategori berat dan risiko aktivitas MMH kategori tinggi cenderung untuk mengalami keluhan MSDs kategori sangat tinggi. Rekomendasi pengendalian yang dapat dilakukan diantaranya yaitu perbaikan layout dan pemilihan pekerja.

Description

Entry oleh Arif 2026 Januari 29

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By