Komparasi Pendapatan Pedagang Sayur Keliling dan Pedagang Sayur Menetap, di Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember

dc.contributor.authorVia Ali Musirri Hidayah
dc.date.accessioned2026-07-06T02:50:21Z
dc.date.issued2026-05-13
dc.descriptionValidasi dan Finalisasi Ratna 6 Juli 2026
dc.description.abstractSektor pertanian memiliki peranan penting dalam memenuhi kebutuhan pangan masyarakat karena pangan merupakan kebutuhan dasar yang harus tersedia secara berkelanjutan. Tingginya pengeluaran konsumsi makanan menunjukkan bahwa kebutuhan pangan masyarakat terus meningkat seiring pertumbuhan jumlah penduduk dan perkembangan aktivitas ekonomi. Kabupaten Jember sebagai salah satu daerah dengan jumlah penduduk terbesar di Jawa Timur memiliki kebutuhan pangan yang tinggi. Perubahan pola konsumsi masyarakat perkotaan yang semakin mengutamakan kepraktisan dan efisiensi waktu juga mendorong meningkatnya kebutuhan layanan pangan yang mudah diakses, terutama di Kecamatan Sumbersari yang memiliki aktivitas pendidikan, permukiman, dan jasa yang cukup tinggi. Kondisi tersebut mendorong berkembangnya dua model distribusi pangan, yaitu pedagang sayur keliling dan pedagang sayur menetap. Pedagang sayur keliling memberikan layanan langsung ke rumah konsumen sehingga memudahkan masyarakat memperoleh kebutuhan pangan tanpa harus keluar rumah. Sementara pedagang sayur menetap menyediakan jenis dagangan yang lebih lengkap dan bervariasi sesuai kebutuhan konsumen. Kondisi tersebut menciptakan celah layanan yang belum dapat dijangkau secara optimal oleh pedagang sayur menetap, sehingga pedagang sayur keliling berperan penting dalam memberikan layanan yang lebih praktis kepada konsumen. Perbedaan karakteristik usaha antara pedagang sayur keliling dan pedagang sayur menetap, seperti kapasitas usaha, struktur biaya, dan sistem operasional usaha, berpotensi menimbulkan perbedaan tingkat pendapatan yang diperoleh. Pendapatan pedagang juga dipengaruhi oleh faktor-faktor usaha seperti modal, lama usaha, jam kerja, dan sistem penjualan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis (1) besar rata rata pendapatan pedagang sayur keliling dan pedagang sayur menetap di Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember, (2) perbedaan signifikansi antara pendapatan pedagang sayur keliling dan dan pedagang sayur menetap di Kecamatan Sumbersari Kabupaten Jember, (3) faktor faktor yang memengaruhi pendapatan pedagang sayur keliling dan pedagang sayur menetap di Kecamatan Sumbersari Kabupaten Jember. Metode penelitian menggunakan metode analitik dan deskriptif. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan sekunder dengan metode pengumpulan data yaitu dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik pengambilan sampling yang digunakan adalah non probability sampling menggunakan metode accidental sampling pada pedagang sayur keliling dan juga purposive sampling pada pedagang sayur. Jumlah sampel sebanyak 40 pedagang sayur yang terdiri dari 20 pedagang yang menjalankan usaha sayurnya dengan cara keliling dan 20 pedagang yang menjalankan usaha sayurnya dengan cara menetap. Metode analisis data menggunakan analisis pendapatan, analisis uji t (independent sampel test), dan analisis regresi linier berganda menggunakan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) rata rata pedagang sayur menetap sebesar Rp295.021 per hari, lebih tinggi dibandingkan pendapatan pedagang sayur keliling sebesar Rp135.566 per hari, dengan selisih pendapatan sebesar Rp159.454, pendapatan kedua pedagang tersebut berada pada kondisi yang menguntungkan. (2) tingkat perbedaan pendapatan pedagang sayur keliling dan pedagang sayur menetap menghasilkan nilai F hitung sebesar 4.758 dengan signifikansi sebesar (0.035<0,05) menunjukan bahwa varian antar kelompok data berbeda secara signifikan, sehingga varian data dari kedua kelompok pendapatan pedagang sayur dengan sistem keliling dan menetap adalah tidak sama. Nilai signifikansi t hitung (Sig. 2-tailed) sebesar (0.000<0.010) menunjukan bahwa terdapat perbedaan yang nyata pada rata rata pendapatan pedagang sayur keliling dan pedagang sayur menetap. (3) Hasil faktor faktor yang memengaruhi pendapatan pedagang sayur di Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember yaitu modal, jam kerja, jenis, dan sistem penjualan (dummy), sedangkan faktor yang tidak berpengaruh secara nyata terhadap pendapatan pedagang sayur sayur di Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember yaitu lama usaha berdagang dan dummy jenis pedagang.
dc.description.sponsorshipDPU : Ebban Bagus Kuntadi, SP.,M.Sc.
dc.identifier.urihttps://repository.unej.ac.id/handle/123456789/10645
dc.language.isoother
dc.publisherFakultas Pertanian
dc.subjectPendapatan
dc.subjectpedagang sayur
dc.subjectkomparasi
dc.subjectpertanian
dc.titleKomparasi Pendapatan Pedagang Sayur Keliling dan Pedagang Sayur Menetap, di Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember
dc.typeArticle

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
Via Ali Musirri Hidayah_Repository.pdf
Size:
1.54 MB
Format:
Adobe Portable Document Format

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed to upon submission
Description: