Strategi Branding Dan Marketing Tepung Bumbu Krispi IIBAS (Studi Kasus Ud. Libas – Kabupaten Lumajang)
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Teknologi Pertanian
Abstract
Tepung bumbu krispi IIBAS telah memenuhi izin edar seperti sertifikasi P-IRT 2063508010364-23 dan Halal ID351110000314820622. Produk tersebut sudah didistribusikan ke beberapa toko di dalam dan di luar kota Lumajang. Selama ini, pemasaran hanya bergantung pada salesman dan kurang mengoptimalkan pemasaran secara online. Akibatnya, tepung bumbu krispi IIBAS tidak memiliki brand positioning yang kuat dibandingkan dengan produk lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi branding dan marketing yang tepat untuk produk tepung bumbu krispi IIBAS. Strategi ini diharapkan mampu memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan dan berkelanjutan UD. Libas sekaligus menjadi acuan bagi pelaku UMKM lainnya dalam menghadapi persaingan pasar.
Fokus penelitian meliputi evaluasi brand positioning, analisis harapan konsumen, serta perancangan kemasan dan tagline menggunakan metode Importance-Performance Analysis (IPA), Customer Satisfaction Index (CSI), Multi-Expert Multi-Criteria Decision Making (ME-MCDM), dan Analytical Hierarchy Process (AHP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi konsumen terhadap tepung bumbu “IIBAS” dipengaruhi oleh kualitas rasa, harga yang kompetitif, serta aksesibilitas produk. Tingkat kepuasan konsumen mencapai 79,42% dengan atribut utama yang memerlukan perhatian adalah informasi pada kemasan dan keberadaan produk di e-commerce. Strategi branding menghasilkan desain kemasan baru yang menarik dan tagline "Kriuknya Beda, Rasanya Juara" sebagai identitas baru. Implementasi strategi marketing untuk meningkatkan brand awareness melalui optimalisasi digital marketing. Penelitian ini memberikan kontribusi pada pengembangan strategi branding dan marketing untuk UD. Libas agar dapat bersaing di pasar.
