Implementasi Edukasi Video PHBS pada Keluarga dengan Sanitasi Tidak Sehat dan Manajemen Kesehatan Tidak Efektif di Wilayah Kerja Puskesmas Sukodono

dc.contributor.authorAnggun Maharani
dc.date.accessioned2026-07-10T08:32:45Z
dc.date.issued2026-05-26
dc.descriptionFinalisasi Maya_10 Juli 2026
dc.description.abstractPermasalahan kesehatan yang dialami oleh masyarakat Indonesia sangat beragam dengan fokus utama adalah pada perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Penerapan PHBS masih rendah karena beberapa alasan, seperti kurangnya pengetahuan, terbatasnya fasilitas sanitasi, dan kebiasaan yang sulit diubah. Untuk mengatasi masalah tersebut diperlukan intervensi salah satunya melelui pemberian edukasi kesehatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi peningkatan manajemen kesehatan tidak efektif melalui implementasi edukasi vidio PHBS. Desain penelitian menggunakan studi kasus. Partisipan yaitu satu keluarga yang mengalami sanitasi tidak sehat dan terdaftar di Wilayah Kerja Puskesmas Sukodono, menunjukkan 80% tanda dan gejala mayor manajemen kesehatan tidak efektif sesuai SDKI, kooperatif, serta bersedia menjadi partisipan. Intervensi utama yang diberikan yaitu edukasi kesehatan berupa vidio PHBS yang dilakukan selama 2 minggu dengan 4 kali kunjungan. Penelitian ini dilakukan di Wilayah Kerja Puskesmas Sukodono pada tanggal 29 April 09 Mei 2026. Pengumpulan data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Pengkajian pada Ny. S menunjukkan bahwa klien memenuhi kriteria diagnosis manajemen kesehatan tidak efektif sesuai SDKI. Intervensi edukasi vidio PHBS yang dilakukan selama 4 kali kunjungan dinilai efektif dalam menigkatkan manajemen kesehatan. Hal ini dibuktikan dengan adanya peningkatan kemampuan keluarga dalam memahami, semakin tepat dalam mengatasi masalah kesehatan, serta mampu melakukan tindakan untuk mengurangi faktor risiko (meyapu, mengepel rumah, membersihkan lingkungan sekitar rumah, membuka ventilasi). Menurut hasil dari pre test dan post test didapatkan bahwa adanya kenaikan skor sebelum dan setelah dilakukan edukasi. Dari hasil pengkajian dan teori, peneliti berpendapat bahwa meskipun tingkat pendidikannya rendah tetapi jika diberikan edukasi dapat meningkatkan pengetahuan meskipun pendidikannya hanya sekolah dasar. Edukasi kesehatan ini memudahkan dalam memberikan informasi, sehingga perawat dapat melanjutkan intervensi edukasi kesehatan di Wilayah Kerja Puskesmas Sukodono.
dc.description.sponsorshipDPU : Dwi Ochta Pebriyanti, S.KM., M.KKK DPA : Nurul Hayati, S.Kep., Ners, M.M.
dc.identifier.urihttps://repository.unej.ac.id/handle/123456789/11021
dc.language.isoother
dc.publisherFakultas Keperawatan
dc.subjectEdukasi Kesehatan
dc.subjectKeluarga
dc.subjectManajemen Kesehatan
dc.subjectPerilaku Hidup Bersih dan Sehat
dc.titleImplementasi Edukasi Video PHBS pada Keluarga dengan Sanitasi Tidak Sehat dan Manajemen Kesehatan Tidak Efektif di Wilayah Kerja Puskesmas Sukodono
dc.typeOther

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
LTA fix Anggun Maharani (003) hal (3) (1) (4).pdf
Size:
8.08 MB
Format:
Adobe Portable Document Format

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed to upon submission
Description:

Collections