Hubungan antara Asupan Protein dan Durasi Paparan ASAP Rokok dengan Kejadian Anemia pada Remaja Putri (Studi di SMAN Jenggawah Kabupaten Jember)

dc.contributor.authorRizki Amelia Firdaus
dc.date.accessioned2026-06-24T02:08:54Z
dc.date.issued2025-06-17
dc.descriptionRepo 24 Juni 2026_ Rudy k Approved by Teddy
dc.description.abstractAnemia merupakan keadaan saat jumlah sel darah merah atau konsentrasi pengangkut oksigen dalam darah (hemoglobin) tidak mencukupi kebutuhan fisiologis tubuh, sehingga oksigen tidak dapat diedarkan dengan baik ke seluruh jaringan. Kadar normal hemoglobin dari remaja putri usia ≥15 tahun dalam kondisi tidak hamil adalah 12-16 g/dL. Remaja putri rawan untuk mengalami anemia disebabkan kebutuhan gizi yang meningkat akibat fase pertumbuhan dan perkembangan, kejadian menstruasi dan rentan menjalankan diet yang tidak tepat untuk menurunkan berat badan secara instant. Menurut data Dinkes Kabupaten Jember, prevalensi anemia pada remaja putri usia 12-18 tahun pada tahun 2020 sebesar 10,6% dan mengalami peningkatan pada tahun 2023 sebesar 23,46%. Menurut data Dinas Kesehatan Jember tahun 2023, Kecamatan Jenggawah merupakan daerah yang termasuk dalam wilayah pedesaan dengan prevalensi anemia tertinggi pertama
dc.description.sponsorshipPembimbing Utama Nama : Nur Fitri Widya Astuti, S.Gz., M.P.H.
dc.identifier.urihttps://repository.unej.ac.id/handle/123456789/9963
dc.language.isoother
dc.publisherFakultas Kesehatan Masyarakat
dc.subjectDurasi Paparan Asap Rokok
dc.titleHubungan antara Asupan Protein dan Durasi Paparan ASAP Rokok dengan Kejadian Anemia pada Remaja Putri (Studi di SMAN Jenggawah Kabupaten Jember)
dc.typeOther

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
RIZKI AMELIA FIRDAUS - 212110102013.pdf
Size:
731.93 KB
Format:
Adobe Portable Document Format

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed to upon submission
Description: