Studi Komparasi Usahatani Bawang Merah Yang Menggunakan Teknologi Light Trap dengan Tanpa Menggunakan Teknologi Light Trap DI Desa Mranggon Lawang Kecamatan Dringu Kabupaten Probolinggo (Studi Kasus Pada Gapoktan Subur Makmur)

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Pertanian

Abstract

Kendala yang dihadapi oleh petani bawang merah yaitu intensitas serangan hama yang tinggi. Petani selalu menggunakan pestisida kimia untuk mengatasi serangan hama tersebut. Penggunaan pestisida kimia secara terus menerus memberikan dampak buruk bagi lingkungan yaitu penurunan produktifitas lahan yang disebabkan oleh tingkat kejenuhan tanah yang tinggi akibat pengendapan residu dari pestisida kimia. Terdapat teknologi baru untuk mengatasi permasalahan serangan hama pada usahatani bawang merah yaitu teknologi light trap. Penelitian ini bertujuan: 1) Mengetahui perbedaan pendapatan usahatani bawang merah menggunakan teknologi light trap dengan tanpa menggunakan teknologi light trap, 2) Perbedaan efisiensi usahatani bawang merah menggunakan teknologi light trap dengan tanpa menggunakan teknologi light trap di Desa Mranggon Lawang, dan 3) Kelayakan teknologi light trap untuk diterapkan pada usahatani bawang merah di Desa Mranggon Lawang. Metode penentuan daerah penelitian pada penelitian ini menggunakan purposive method yaitu memilih daerah penelitian secara disengaja atas pertimbangan tertentu. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode deskripif analitis dengan pendekatan studi kasus. Metode pengambilan contoh menggunakan proportionate random sampling. Jumlah sampel dalam penelitian ini yaitu sebanyak 35 petani yang terdiri dari 19 petani tanpa teknologi light trap dan 16 petani yang menggunakan teknologi light trap. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu data primer dan data sekunder. Metode analisis data yang digunakan untuk menguji hipotesis pertama menggunakan analisis pendapatan yang dilanjutkan dengan uji t 2 sampel independen. Metode analisis data yang digunakan untuk menguji hipotesis kedua menggunakan analisis R/C rasio yang dilanjutkan dengan uji t 2 sampel independen. Metode analisis data yang digunakan untuk menguji hipotesis ketiga menggunakan analisis anggaran parsial. Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1) Terdapat perbedaan yang nyata antara pendapatan usahatani bawang merah menggunakan teknologi light trap dengan pendapatan petani bawang merah tanpa teknologi light trap di Desa Mranggon Lawang, 2) Terdapat perbedaan yang nyata antara efisiensi usahatani bawang merah menggunakan teknologi light trap dengan efisiensi usahatani bawang merah tanpa teknologi light trap di Desa Mranggon Lawang, dan 3)Teknologi light trap layak diterapkan pada usahatani bawang merah di Desa Mranggon Lawang.

Description

reupload file repositori 14 april 2026_kurnadi/citra

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By