Tindak Tutur Ilokusi dalam Dialog Film Pengepungan di Bukit Duri Karya Joko Anwar
| dc.contributor.author | Brian Lindu Sowi Aji | |
| dc.date.accessioned | 2026-07-30T01:32:58Z | |
| dc.date.issued | 2026-06-23 | |
| dc.description | FINALISASI oleh Arif 2026 Juli 30 | |
| dc.description.abstract | Tindak Tutur Ilokusi dalam Dialog Film Pengepungan di Bukit Duri Karya Joko Anwar;Brian Lindu Sowo Aji; 2026;89 halaman; Jurusan Sastra Indonesia; Fakultas Ilmu Budaya; Universitas Jember. Penelitian ini berjudul, “Tindak Tutur Ilokusi dalam Dialog Film Pengepungan di Bukit Duri karya Joko Anwar”. Film yang dirilis pada April 2025 ini bergenre thriller sosial dengan latar tahun 2027, mengisahkan Edwin yang mencari keponakannya yang hilang di tengah kerusuhan sosial dan diskriminasi etnis. Penelitian bertujuan mendeskripsikan bentuk dan fungsi tindak tutur ilokusi serta perannya dalam membangun unsur naratif dan dramatik film. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan pragmatik. Data berupa tuturan yang mengandung tindak tutur ilokusi dari dialog antartokoh. Pengumpulan data dilakukan melalui metode simak dengan teknik simak bebas libat cakap dan teknik catat. Analisis data menggunakan metode padan pragmatik dengan teori tindak tutur ilokusi Searle yang membagi ilokusi menjadi asertif, direktif, ekspresif, komisif, dan deklaratif, serta teori fungsi ilokusi Leech yang meliputi fungsi kompetitif, menyenangkan (convivial), bekerja sama (collaborative), dan bertentangan (conflictive). Hasil analisis disajikan secara informal melalui uraian deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada lima bentuk tindak tutur ilokusi dalam dialog film dengan fungsi yang beragam. Tindak tutur direktif paling dominan digunakan dalam situasi krisis dan konflik, mencerminkan upaya tokoh mengendalikan situasi dan memengaruhi perilaku mitra tutur. Tindak tutur asertif digunakan untuk menyampaikan informasi, klaim, dan pandangan tokoh terhadap realitas sosial. Tindak tutur ekspresif muncul dalam ungkapan emosi seperti penyesalan, ketakutan, dan harapan. Tindak tutur komisif berupa janji dan tawaran bantuan yang mengikat komitmen tokoh. Tindak tutur deklaratif digunakan oleh figur berwenang untuk mengubah status secara langsung. | |
| dc.description.sponsorship | Prof. Dr. Bambang Wibisono, M.Pd. | |
| dc.identifier.uri | https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/12458 | |
| dc.language.iso | other | |
| dc.publisher | Fakultas Ilmu Budaya | |
| dc.subject | Tindak Tutur Ilokusi | |
| dc.subject | Dialog Film | |
| dc.subject | Pengepungan di Bukit Duri | |
| dc.title | Tindak Tutur Ilokusi dalam Dialog Film Pengepungan di Bukit Duri Karya Joko Anwar | |
| dc.type | Other |
