Analisis Psikologi Sosial Novel Pulang Karya Tere Liye
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Ilmu Budaya
Abstract
Novel Pulang merupakan karya Tere Liye yang mengisahkan tentang kehidupan seorang anak muda bernama Bujang yang tumbuh dalam lingkungan
keras dan berbahaya, yaitu dunia shadow economy dan organisasi rahasia yang beroperasi di bawah kendali Tauke Besar. Cerita ini menyoroti perjalanan hidup
Bujang dari seorang remaja polos di pedalaman Sumatra menjadi eksekutor andal dalam organisasi rahasia. Dalam interaksi sosial antartokoh, dikisahkan banyak
problem sosial psikologis yang muncul. Oleh karena itu, kajian ini diarahkan untuk mengungkap kondisi psikologi sosial para tokoh dalam novel tersebut.
Kajian ini bertujuan untuk menganalisis keterkaitan antarunsur struktural berupa tema, tokoh dan perwatakan, konflik, latar, dan aspek psikologi sosial
tokoh cerita. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan analisis deskriptif. Objek material berupa novel Pulang karya Tere Liye (2015),
sedangkan objek formal didasarkan atas teori struktural dan teori psikologi sosial dalam konteks sastra. Satuan analisis berupa kalimat, paragraf, atau wacana yang
menunjukkan unsur struktural dan aspek psikologis. Hasil analisis struktural terhadap novel Pulang menunjukkan keterkaitan
antarunsur struktural, baik tema, penokohan, latar, maupun konflik. Tema mayor yang terefleksi dari tokoh utama, yakni Bujang, adalah perjalanan hidup yang
penuh dengan kekerasan, loyalitas, dan pencarian jati diri dalam dunia yang gelap dan keras. Tema minor terkait dengan pengkhianatan, persahabatan, nilai keluarga,
serta perjuangan memilih antara kebaikan dan kejahatan. Tema minor direfleksikan dari tokoh-tokoh tambahan seperti Tauke Besar, Basyir, White dan
Kopong yang memiliki karakter bulat (round character). Tema dan tokoh terkait dengan latar, baik latar tempat (Sumatra, London, Hongkong, Manila, Ibu Kota,
Makau dan Tokyo), latar sosial (kehidupan shadow economy, relasi kekuasaan, dan dinamika sosial di balik tirai kekuasaan global). Akibat kondisi sosial tersebut,
muncul berbagai konflik yang dialami para tokoh, baik konflik fisik maupun konflik batin. Konflik tersebut muncul sebagai dampak dari relasi sosial dan
dinamika internal yang kompleks, baik yang dialami tokoh utama maupun tokoh tambahan. Hasil analisis psikologi sosial terhadap novel Pulang menunjukkan kondisi
psikologi sosial para tokoh, baik terkait interaksi sosial, sikap sosial, maupun motif sosial. Interaksi sosial yang dialami oleh tokoh Bujang, Kopong, Basyir,
White, dan Tauke Besar meliputi faktor imitasi, sugesti, identifikasi, dan simpati. Sikap sosial yang ditunjukkan oleh para tokoh meliputi aspek kognitif (pandangan
terhadap dunia shadow economy), aspek afektif (hubungan emosional dengan keluarga dan teman), dan aspek konatif (kecenderungan bertindak sesuai nilai
yang dianut). Motif sosial yang dialami oleh tokoh Bujang meliputi motif biogenetis (dorongan mempertahankan hidup), motif teogenetis (hubungan
spiritual dan nilai-nilai moral), dan motif sosiogenetis (dorongan sosial menjadi seseorang yang diakui dan dihormati). Sementara itu, tokoh-tokoh seperti Kopong,
Basyir, White, dan Tauke Besar umumnya menunjukkan motif biogenetis dan sosiogenetis, tanpa kehadiran motif teogenetis secara dominan.
Kondisi psikologi sosial yang dialami para tokoh tersebut menunjukkan implikasi adanya relasi sosial yang kompleks dan tidak selalu harmonis dalam
dunia shadow economy, nilai kekuasaan, pengkhianatan, dan loyalitas saling berkelindan dalam membentuk perilaku dan keputusan para tokohnya.
Description
Reupload Repositori File 05 Februari 2026_Kholif Basri
