Analisis Manajemen Risiko Rantai Pasok Menggunakan Metode FMEA (Failure Mode And Effect Analysis) Dan BTA (Bow Tie Analysis) Pada PT. Sage Mashlahat Indonesia (Varietas Jagung)
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Ilmu Komputer
Abstract
PT. Sage Mashlahat Indonesia merupakan perusahaan yang bergerak pada bidang
pengolahan dan produksi benih jagung dan pagi hibrida. Perusahaan ini memiliki
rantai pasok yang memunculkan risiko-risiko negatif yang tentunya dapat
menghambat proses bisnis. Terutama pada proses pengolahan benih jagung yang
ditemukan risiko salah satunya yaitu kerusakan pada mesin produksi. Sehingga
perlunya analisis manajemen risiko rantai pasok pada PT. Sage Mashlahat
Indonesia khususnya pada proses produksi benih jagung. Penelitian ini bertujuan
untuk mengidentifikasi, menilai, memprioritaskan dan memberikan mitigasi pada
risiko yang teridentifikasi sangat tinggi. Pendekatan yang digunakan pada
penelitian ini adalah metode tradisional dari Failure Mode and Effect Analysis
(FMEA) digunakan untuk menentukan tingkat risiko setelah dilakukannya
identifikasi, metode Fuzzy Failure Mode and Effect Analysis (F-FMEA)
digunakan untuk memberikan penilaian risiko yang lebih akurat dan terstruktur,
serta mengurangi dampak penilaian subjektif dalam pengambilan keputusan dan
metode Bow Tie Analysis (BTA) digunakan untuk mengidentifikasi sebab akibat
risiko untuk menghasilkan mitigasi risiko. Hasil penelitian ini menunjukkan
terdapat 73 risiko yang diidentifikasi berdasarkan proses bisnis dari produksi
benih jagung, pengolahan risiko dengan Fuzzy FMEA menunjukkan bahwa risiko
dengan kode R14 merupakan risiko yang sangat tinggi sehingga masuk dalam
kategori prioritas selanjutnya dilakukan identifikasi sebab akibat risiko dengan
menggunakan metode BTA sehingga mendapatkan mitigasi risiko.
Description
Reupload Repositori File 17 Maret 2026_Kholif Basri
