Hubungan Fungsi Keluarga Terhadap Kepatuhan dan Keberhasilan Pengobatan Pasien TB MDR di RSD dr. Soebandi Jember

dc.contributor.authorAna Nabilah Rahmadani
dc.date.accessioned2026-02-10T02:10:33Z
dc.date.issued2024-05-16
dc.descriptionReupload Repository 10 Februari 2026_Hasyim/Firdiana
dc.description.abstractTuberkulosis (TB) adalah suatu penyakit menular langsung yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis (Kemenkes RI, 2018). Multi drug resistant tuberculosis (MDR-TB) merupakan jenis TB yang tidak responsif terhadap obat lini pertama (isoniazid dan rifampisin) serta membutuhkan waktu pengobatan yang lama, lebih mahal, kurang efektif, dan lebih toksik dibandingkan lini pertama. Kepatuhan pasien dalam mengonsumsi obat merupakan faktor utama dalam keberhasilan pengobatan. Pentingnya peran keluarga dalam pengobatan memiliki dampak terhadap tingkat kepatuhan dan keberhasilan pasien terhadap pengobatan TB (Nursasi dkk., 2022; Yani dkk., 2022). Dengan demikian, penting bagi penyedia layanan kesehatan untuk melibatkan keluarga pasien dalam proses pengobatan TB agar , pasien memiliki peluang yang lebih besar untuk mematuhi regimen pengobatan mereka dan meningkatkan kesuksesan terapi MDR TB. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan fungsi keluarga terhadap kepatuhan dan keberhasilan pengobatan pasien TB MDR. Jenis penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan pendekatan observasional analitik yang bertujuan untuk menjelaskan hubungan antara APGAR skor keluarga terhadap keberhasilan pengobatan pada pasien TB MDR. Penelitian ini dilakukan pada bulan April hingga Mei 2024 di Poli Paru Rumah Sakit Daerah dr. Soebandi Jember. Sampel penelitian ini adalah semua pasien TB MDR dengan usia ≥ 18 tahun dan dalam keadaan compos mentis (kesadaran penuh) serta tidak tergolong pasien TB ekstraparu, pasien TB paru dengan HIV, dan pasien meninggal yang tercatat rekam medis. Data yang digunakan merupakan data primer melalui kuesioner APGAR keluarga dan MMAS-8 serta data sekunder yang diperoleh dari data rekam medis pasien terkait hasil akhir pengobatan. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji statistik Kruskall walis dan Spearman. Hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa jumlah pasien yang didapatkan berjumlah 125 pasien dengan 107 pasien (85,6%) mengalami fungsi baik pada keluarganya, 15 pasien (12%) mengalami disfungsi sedang, serta 3 pasien (2,4%) mengalami disfungsi berat. Hasil penilaian kuesioner MMAS-8 menunjukkan 76 pasien (60,8%) memiliki kepatuhan tinggi, 36 (28,8%) pasien memiliki kepatuhan sedang, dan 13 pasien (10,4%) memiliki kepatuhan yang rendah. Data keberhasilan terapi menunjukkan 104 pasien (83,2%) sembuh dan 21 pasien (16,8%) gagal. Pengujian secara bivariat menggunakan kruskall walis pada variabel kepatuhan dan keberhasilan terapi didapatkan bahwa terdapat hubungan antara fungsi keluarga dengan kepatuhan dan keberhasilan terapi pasien TB-MDR. Analisis lanjutan secara korelatif menggunakan uji spearman diperoleh bahwa variabel fungsi keluarga dengan kepatuhan pengobatan berkorelasi rendah, variabel fungsi keluarga dengan keberhasilan pengobatan berkorelasi rendah, dan variabel kepatuhan dengan keberhasilan pengobatan berkorelasi sedang.
dc.description.sponsorshipDPU : dr. Angga Mardro Raharjo, Sp. P. FAPSR DPA : dr. Irawan Fajar Kusuma, M. Sc., Sp. PD.
dc.identifier.urihttps://repository.unej.ac.id/handle/123456789/2463
dc.language.isoother
dc.publisherFakultas Kedokteran
dc.subjectPengobatan
dc.subjectPasien
dc.subjectTB MDR
dc.titleHubungan Fungsi Keluarga Terhadap Kepatuhan dan Keberhasilan Pengobatan Pasien TB MDR di RSD dr. Soebandi Jember
dc.typeOther

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
Ana Nabilah Rahmadani - 202010101105.pdf
Size:
2.42 MB
Format:
Adobe Portable Document Format

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed to upon submission
Description: