Tantangan Baru Pasca Relokasi Korban Lahar Dingin Gunung Semeru Kabupaten Lumajang Tahun 2021-2025
| dc.contributor.author | Tatak Anggian Andriansyah | |
| dc.date.accessioned | 2026-11-04T07:51:45Z | |
| dc.date.issued | 2026-07-28 | |
| dc.description | FInalisasi November 2026_Yudi | |
| dc.description.abstract | Skripsi ini membahas tentang erupsi Gunung Semeru pada 4 Desember 2021 mengakibatkan kerusakan yang sangat besar terhadap permukiman masyarakat di Kabupaten Lumajang, khususnya di Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo dan Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro. Kondisi tersebut mendorong pemerintah melaksanakan evakuasi serta relokasi penduduk ke hunian baru sebagai upaya mengurangi risiko bencana pada masa mendatang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses terjadinya erupsi Gunung Semeru tahun 2021, pelaksanaan evakuasi dan relokasi masyarakat terdampak, serta risiko baru yang dihadapi masyarakat setelah menempati hunian tetap di Desa Sumbermujur. Penelitian menggunakan metode sejarah yang meliputi heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Data diperoleh melalui studi pustaka, dokumen resmi pemerintah, arsip, berita, serta wawancara dengan masyarakat terdampak dan instansi terkait. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa erupsi Gunung Semeru dipicu oleh runtuhnya kubah lava yang diperparah oleh tingginya curah hujan sehingga menghasilkan awan panas guguran dan aliran material vulkanik yang menghancurkan permukiman di sepanjang DAS Besuk Kobokan. Pemerintah bersama BPBD, BNPB, TNI, POLRI, dan relawan melaksanakan evakuasi darurat serta membangun hunian sementara dan hunian tetap sebagai bagian dari program relokasi. Relokasi berhasil meningkatkan aspek keselamatan masyarakat karena lokasi permukiman baru berada di luar kawasan rawan bencana. Namun demikian, masyarakat menghadapi berbagai risiko baru, seperti meningkatnya jarak menuju lahan pertanian, perubahan mata pencaharian, penurunan pendapatan, serta proses adaptasi terhadap lingkungan sosial yang baru. Dengan demikian, relokasi tidak hanya menyelesaikan persoalan keselamatan, tetapi juga memunculkan tantangan sosial dan ekonomi yang memerlukan perhatian berkelanjutan dari pemerintah. | |
| dc.description.sponsorship | Krisnanda Theo Primaditya S.Pd. M.A. | |
| dc.identifier.uri | https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/16023 | |
| dc.language.iso | Other | |
| dc.publisher | Fakultas Ilmu Budaya | |
| dc.subject | Erupsi Gunung Semeru | |
| dc.subject | Evakuasi | |
| dc.subject | Relokasi | |
| dc.subject | Risiko Baru. | |
| dc.title | Tantangan Baru Pasca Relokasi Korban Lahar Dingin Gunung Semeru Kabupaten Lumajang Tahun 2021-2025 | |
| dc.type | Other |
Files
Original bundle
1 - 5 of 7
Loading...
- Name:
- 220110301021 - TATAK ANGGIAN ANDRIANSYAH - BAGIAN DEPAN.pdf
- Size:
- 388.94 KB
- Format:
- Adobe Portable Document Format
Loading...
- Name:
- 220110301021 - TATAK ANGGIAN ANDRIANSYAH - BAB 1.pdf
- Size:
- 382.92 KB
- Format:
- Adobe Portable Document Format
Loading...
- Name:
- 220110301021 - TATAK ANGGIAN ANDRIANSYAH - BAB 2.pdf
- Size:
- 356.7 KB
- Format:
- Adobe Portable Document Format
Loading...
- Name:
- 220110301021 - TATAK ANGGIAN ANDRIANSYAH - BAB 3.pdf
- Size:
- 317.66 KB
- Format:
- Adobe Portable Document Format
Loading...
- Name:
- 220110301021 - TATAK ANGGIAN ANDRIANSYAH - BAB 4.pdf
- Size:
- 942.72 KB
- Format:
- Adobe Portable Document Format
License bundle
1 - 1 of 1
Loading...
- Name:
- license.txt
- Size:
- 1.71 KB
- Format:
- Item-specific license agreed to upon submission
- Description:
