Analisis Variasi Luas Pelat dan Waktu Kontak Pada Pengolahan Limbah Cair Tambak Udang Dengan Metode Elektrokoagulasi
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Teknik
Abstract
Budidaya udang merupakan salah satu sektor perikanan yang terus berkembang dan memberikan kontribusi penting terhadap perekonomian. Aktivitas budidaya udang menghasilkan air limbah yang mengandung berbagai bahan pencemar, salah satunya fosfat (PO₄³⁻) yang berasal dari sisa pakan, feses udang, serta bahan organik lainnya. Konsentrasi fosfat yang tinggi dapat memicu eutrofikasi pada badan air penerima sehingga menurunkan kualitas lingkungan perairan. Salah satu metode yang dapat digunakan untuk menurunkan kadar fosfat dalam air limbah adalah elektrokoagulasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas proses elektrokoagulasi dalam menurunkan kadar fosfat pada limbah tambak udang menggunakan elektroda baja ringan serta mengkaji pengaruh luas pelat elektroda dan waktu kontak terhadap efisiensi penyisihan kadar fosfat. Penelitian dilakukan menggunakan elektroda baja ringan dengan variasi luas pelat 70 cm2, 120 cm2, dan 170 cm2 serta variasi waktu kontak 45 menit, 75 menit, dan 105 menit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efisiensi penyisihan kadar fosfat dalam limbah cair tambak udang paling tinggi pada luas pelat elektroda 170 cm2 dengan waktu kontak 75 menit, yaitu sebesar 96,12%. Kadar awal fosfat pada dari 9,461 mg/L menjadi 0,4 mg/L. Selain itu terjadi penurunan pH dan peningkatan suhu. Analisis regresi non linier yang dilakukan menunjukkan variabel luas pelat memiliki nilai p-value sebesar 0,00222, yang berarti memberikan pengaruh signifikan terhadap efisiensi penyisihan kadar fosfat. Sementara itu, variabel waktu kontak memiliki nilai p-value sebesar 0,75355, yang berarti memberikan pengaruh yang tidak signifikan terhadap efisiensi penyisihan kadar fosfat pada limbah cair tambak udang.
Description
Validasi dan Finalisasi Repositori File 05 Agustus 2026_Kholif Basri
