Nilai Profetik dalam Novel Dunia Kecil yang Riuh Karya Arafat Nur dan Pemanfaatannya sebagai Alternatif Materi Pembelajaran Sastra di Kelas XII SMA

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Abstract

Profetik berasal dari kata ’prophet‟ yang berarti nabi (Sani, 2017:60). Sastra profetik berarti sastra tentang kenabian atau sastra yang di dalamnya terdapat nilai tentang misi-misi kenabian. Sastra profetik memiliki tiga nilai profetik, yaitu humanisasi, liberasi, dan transendensi. Tiga nilai profetik tersebut dapat ditemukan dalam kehidupan sehari-hari ataupun dalam sebuah karya sastra. Pada penelitian ini, objek penelitian yang digunakan adalah karya sastra novel dengan judul Dunia Kecil yang Riuh karya Arafat Nur, cetakan pertama, terbit April, 2021. Fokus penelitian ini adalah analisis nilai humanisasi, analisis nilai liberasi, analisis nilai transendensi, dan pemanfaatan dalam alternatif materi pembelajaran sastra di kelas XII SMA pada novel Dunia Kecil yang Riuh karya Arafat Nur. Penelitian ini dilakukan dengan rancangan penelitian kualitatif, jenis penelitian kualitatif interpretatif, dan menggunakan pendekatan pragmatik. Data dan sumber data penelitian ini adalah kata, frasa, kalimat, atau paragraf yang merepresentasikan nilai humanisasi, liberasi, dan transendensi dalam novel Dunia Kecil yang Riuh karya Arafat Nur. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik dokumentasi yang kemudian dianalisis dengan teknik analisis data kualitatif. Proses analisis data dalam penelitian ini dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, penafsiran data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini meliputi nilai humanisasi pada novel Dunia Kecil yang Riuh karya Arafat Nur yaitu humanisasi terhadap manusia mesin dan humanisasi terhadap manusia dalam konteks budaya massa. Kedua, nilai liberasi pada novel Dunia Kecil yang Riuh ditemukan liberasi sistem politik dan liberasi sistem pengetahuan. Ketiga, nilai transendensi pada novel Dunia Kecil yang Riuh karya Arafat Nur ditemukan dalam penggambaran unsur transendensi pengakuan akan adanya norma-norma mutlak dari Tuhan yang tak berasal dari akal manusia dan juga menggambarkan unsur transendensi pengakuan tentang ketergantungan manusia pada Tuhan. Keempat, Nilai profetik yang meliputi nilai humanisasi, nilai liberasi, dan nilai transendensi tersebut dapat dijadikan alternatif materi pembelajaran sastra di kelas XII SMA yaitu pada bab 6 Menulis Praktik Baik dengan materi pembelajaran Menulis Indah Gaya Bahasa. Saran yang dapat diberikan berdasarkan hasil penelitian dengan judul Nilai Profetik dalam Novel Dunia Kecil yang Riuh karya Arafat Nur dan Pemanfaatannya sebagai Alternatif Materi Pembelajaran Sastra di Kelas XII SMA yaitu: (1) bagi mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai penambah pengetahuan dan bahan diskusi pada mata kuliah kritik sastra khususnya pada pembahasan sastra profetik dan (2) bagi guru bahasa Indonesia, khususnya guru bahasa Indonesia SMA, hasil penelitian ini disarankan untuk dijadikan sebagai alternatif materi pembelajaran sastra di kelas XII SMA yaitu pada bab 6 Menulis Praktik Baik dengan materi pembelajaran Menulis Indah Gaya Bahasa.

Description

Reupload Repositori File 29 Januari 2026_Kholif Basri

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By