Penerapan Biaya Lingkungan dalam Customer Value (Studi Kasus: Simply Fresh Laundry Jember)
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Abstract
Strategi manajemen atas dasar kontemporer dipacu oleh usaha untuk
menghasilkan value terbaik bagi customers, sehingga dikenal dengan nama
customers value-based model of strategi manajemen. Tiga pertanyaan yang harus
dicari jawabannya dalam proses strategi manajemen kobtemporer adalah sebagai
berikut. (1) apakah kebutuhan pelanggan yang harus dipenuhi dalam kita berbisnis?;
(2) bagaimanakah cara kita memenuhi kebutuhan (customer value) tersebut agar
dapat memuaskan konsumen?; (3) apakah yang dapat kita peroleh dari penyediaan
value tersebut? (Hariadi, 2003:16)
Tampak bahwa mindset strategi manajemen kontemporer sangat jelas
didasarkan cara pandang melihat keluar lebih dahulu yaitu kebutuhan apa dari
konsumen yang harus dipenuhi oleh produsen, dan bagaimana caranya memenuhi
kebutuhan tersebut agar konsumen merasa puas atas pelayanan produsen. Perusahaan
tentu mempunyai kemampuan terbatas untuk memuaskan seluruh konsumen. Oleh
karena itu, sangat penting untuk memilih konsumen mana (positioning) yang perlu
mendapat pelayanan total. Menentukan posisi adalah bagian dari penetapan misi yang
akan dijalani perusahaan. (Hariadi, 2003:16)
Isu lingkungan bukan lagi merupakan suatu isu yang baru. Persoalan
lingkungan semakin menarik untuk dikaji seiring dengan perkembangan teknologi
dan ekonomi global dunia. Secara perlahan terjadi perubahan yang mendasar dalam
pola hidup bermasyarakat yang secara langsung atau tidak memberikan pengaruh
pada lingkungan hisup. Indonesia sebagai negara sedang nerkembang tidak terlepas
pula dari persoalan lingkungan yang semakin hari semakin terasa dampaknya. Era
industrialisasi disuatu pihak menitik beratkan pada penggunaan teknologi seefisien mungkin sehingga terkadang mengabaikan aspek-aspek lingkungan. Kesadaran
masyarakat Indonesia akan pentingnya arti lingkungan mulai tumbuh secara perlahanlahan.
Kesadaran ini tentunya menjadi modal dasar sebagai sistem kontrol bagi
perusahaan-perusahaan sehingga efek samping industrialisasi perusahaan dapat
termarjinalkan. Aktualisasi kesadaran ini mulai kelihatan dengan gencarnya reaksi
masyarakat terhadap perubahan yang terjadi dari suatu sistem.
Description
Reupload file repositori 20 februari 2026_Kurnadi
