Perilaku Army (Penggemar Idol Kpop Bts) Terhadap Lagu - Lagu Bts Sebagai Stimulus Dalam Self Healing Army

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Kesehatan Masyarakat

Abstract

Usia dewasa awal (18-40 tahun) adalah masa transisi dari remaja ke dewasa yang rentan terhadap distress. Sebanyak 13,7% generasi muda usia 18-29 tahun mengalami distress. Data jumlah gangguan depresi di Indonesia menurut SKI (2023) pada usia lebih dari 15 tahun sebesar 630.827 dan di Jawa Timur mencapai97.746. Distress dapat berdampak negatif pada berbagai aspek kehidupan, termasuk kesehatan fisik, mental, dan kualitas hidup. Salah satu metode untuk meredakan distress adalah self healing salah satunya dengan mendengarkan musik. Musik K-Pop BTS sangat populer di kalangan generasi Z khusunya di Indonesia dengan presentase penggemar 46%. Lagu-lagu BTS dinilai dapat menenangkan dan memotivasi pendengarnya. Penelitian ini bertujuan mengetahui perilaku ARMY dalam mendengarkan lagu BTS sebagai bentuk self healing untuk mencegah distress. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologis. Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Jember pada bulan April-Mei tahun 2025. Penentuan informan utama dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling pada 8 informan utama dan menggunakan teknik snowball pada 2 informan utama dengan kategori (1) ARMY yang berdomisili di Kabupaten Jember, (2) sedang atau pernah mengalami distress, (3) merasa tenang setelah mendengarkan lagu BTS, dan (4) lama menjadi ARMY minimal 3 tahun. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam dan observasi. Hasil wawancara mendalam dianalisis menggunakan thematic content analisis. Kredibilitas data dilakukan menggunakan triangulasi sumber dengan melakukan wawancara mendalam pada informan tambahan yaitu teman dekat informan utama dan triangulasi teknik dengan melakukan observasi pada informan utama dan dependabilitas data dilakukan dengan melakukan audit pada dosen pembimbing. Laik etik penelitian dengan nomor 3007/UN25.8/KEPK/DL/2025. Stimulus distress sebagai salah satu bentuk stimulus negatif yang dirasakan seluruh informan utama meliputi cemas, marah, takut, overthinking yang mempengaruhi kondisi fisik dan emosional informan. Lagu BTS berfungsi sebagai stimulus positif untuk meredakan distress karena makna lirik lagu yang relate dengan perasaan distress dan melody lagu yang menenangkan. Organism berupa perhatian dipengaruhi oleh ketertarikan terhadap lirik lagu BTS yang di dengarkan ketika distress, frekuensi, dan durasi dalam mendengarkan lagu. Setelah seluruh informan memberikan perhatian terhadap stimulus berupa distress dan lagu BTS yang didengarkan ketika distress timbul pemahaman informan terhadap kondisi distress yang dirasakan oleh seluruh informan seperti tekanan akademik, overthinking, insecure, dan tekanan keluarga. Setelah memahami penyebab distress yang dirasakan dan mengetahui makna lirik lagu yang didengarkan seluruh informan mampu menerima distress yang dirasakan dan akan timbul respon tertutup berupa pengetahuan dan sikap. Kesimpulan stimulus distress merupakan kondisi stress negatif yang memengaruhi kondisi fisik dan emosional seluruh informan. Lagu BTS berperan sebagai stimulus positif yang meredakan distress melalui lirik yang relevan dan melody yang menenangkan. Ketertarikan terhadap lirik, frekuensi, dan durasi mendengarkan lagu memengaruhi perhatian seluruh informan, yang kemudian membantu mereka memahami dan menerima kondisi distress yang dialami. Respon yang muncul berupa pemahaman baru tentang distress dan sikap optimis dalam menjaga kesehatan mental melalui pesan lagu. Saran ditujukan pada Dinas Kesehatan Kabupaten Jember yaitu melakukan upaya promotif dan preventif pada remaja dengan edukasi pentingnya kesehatan mental pada remaja dengan pendekatan self healing menggunakan sesuatu yang mereka suka seperti musik, film, atau video animasi.

Description

uploud by Tedyy_14.04.2026

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By