Hubungan Efikasi Diri Dengan Burnout Study Pada Siswa Smp Negeri 1 Jatiroto
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
fakultas kwperawatan
Abstract
Siswa SMP rata-rata termasuk dalam kategori remaja awal dengan rentang
usia 12-14 tahun. Pada tahap perkembangan remaja awal, akan mengalami
perubahan fisik dan psikologis, menyebabkan remaja labil dalam pencarian
identitas, mudah terpengaruh oleh lingkungan, dan dapat berpengaruh dalam
pembentukan perilaku. Selain itu, Siswa SMP terus dihadapkan pada banyak tugas
pengembangan diri yang melampaui kemampuannya. Remaja sering mengalami
stres akibat harapan dan tuntutan yang tinggi, sehingga dapat menyebabkan
burnout study. Beberapa faktor penyebab siswa mengalami burnout study seperti
metode pembelajaran monoton, lamanya waktu di sekolah, kondisi kelas tidak
kondusif, dan penugasan yang terlalu banyak dengan waktu pengumpulan yang
singkat.
Dampak buruk siswa yang mengalami burnout study seperti penurunan
kosentrasi, penurunan motivasi, dan kedisiplinan siswa menurun. Selain itu,
apabila tidak segera ditangani akan memberikan efek pada kesehatan mental dan
fisik individu. Untuk menurunkan burnout study, maka diperlukan kemampuan
individu yang baik dalam mengatasi situasi yang sulit. Salah satu faktor yang
mempengaruhi cara individu dalam menghadapi burnout study adalah efikasi diri.
Individu yang memiliki efikasi diri yang tinggi akan dapat menanggulangi
kejadian dan situasi secara efektif, memiliki kepercayaan diri, dan melihat
kesulitan sebagai tantangan.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan efikasi diri dengan
burnout study pada siswa SMP Negeri 1 Jatiroto. Penelitian ini menggunakan
desain penelitian kuantitatif korelasional. Sampel penelitian menggunakan teknik
probability sampling dengan cara proportionate stratified random sampling.
Sampel yang diperoleh sebanyak 215 responden. Pengacakan responden menggunakan Research Randomizer. Pengumpulan data menggunakan kuesioner
General Self Efficacy (GSE) untuk mengukur efikasi diri pada siswa dan
kuesioner Maslach Burnout Inventory-Student Survey (MBI-SS) untuk mengukur
burnout study. Analisa data menggunakan uji statistik spearman dengan tingkat
signifikansi 0,05.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel efikasi diri siswa memiliki
nilai median sebesar 20 dengan nilai minimal 12 dan nilai maksimal 40.
Sedangkan variabel burnout study memiliki nilai median burnout study yaitu
59,00 dengan nilai minimal 24 dan maksimal 81. Hasil uji normalitas efikasi diri
0,000 maka data tidak terdistribusi normal. Hasil uji normalitas burnout study
0,001 maka data tidak terdistribusi normal. Hasil uji statistik menggunakan
spearman menunjukkan adanya hubungan signifikan antara efikasi diri dengan
burnout study pada siswa SMP Negeri 1 Jatiroto dengan p value < 0,000 dan nilai
r -0,315. Hal tersebut menunjukkan bahwa korelasi bersifat negatif dengan nilai
kekuatan korelasi lemah yang artinya semakin rendah efikasi diri yang dimiliki
oleh siswa, maka semakin tinggi tingkat burnout study yang dialami oleh siswa.
Efikasi diri pada siswa SMP mencakup keyakinan mereka terhadap
kemampuan dalam menyelesaikan penugasan, menghadapi hambatan, dan
mencapai tujuan akademis. Terlibat aktif dalam pembelajaran dan semangat
meraih prestasi akademik menjadi tantangan bagi siswa, mereka akan mampu
mengelola dan menghadapi tantangan. Keyakinan ini mendorong siswa untuk
mengambil tindakan yang dapat meningkatkan prestasi belajar dan kemampuan
dalam menghadapi tantangan. Sehingga apabila siswa memiliki efikasi diri yang
tinggi maka siswa akan memiliki kepribadian kuat, sehingga dapat terhindar dari
stres yang apabila terjadi secara terus menerus dapat menyebabkan burnout study.
Kesimpulan pada penelitian ini adalah ada hubungan yang signifikan antara
efikasi diri dengan burnout study pada siswa SMP Negeri 1 Jatiroto. Saran yang
peneliti berikan yaitu tenaga kesehatan dapat menjadi sumber rujukan/screening
bagi tenaga kesehatan dalam melakukan asuhan keperawatan pada siswa.
Description
Reupload file repository 10 februari 2026_agus/feren
