Efektivitas Metode Elektrokoagulasi Dengan Variabel Jarak Elektroda & Waktu Kontak Terhadap Penurunan Kadar Kromium (Cr VI) Limbah Elektroplating
| dc.contributor.author | Valentino Mahesapati Suwondo | |
| dc.date.accessioned | 2026-04-10T04:47:27Z | |
| dc.date.issued | 2025-07-10 | |
| dc.description | upload by Teddy_10.04.2026 | |
| dc.description.abstract | Limbah elektroplating merupakan salah satu limbah industri yang mengandung logam berat berbahaya, salah satunya kromium heksavalen (Cr VI), yang bersifat toksik dan berpotensi mencemari lingkungan serta membahayakan kesehatan manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas metode elektrokoagulasi menggunakan elektroda aluminium dalam menurunkan kadar Cr (VI) pada limbah elektroplating dengan variasi jarak elektroda dan waktu kontak. Metode elektrokoagulasi merupakan teknologi pengolahan air limbah yang memanfaatkan arus listrik untuk menginduksi reaksi elektrokimia pada elektroda, sehingga terbentuk koagulan berupa Al(OH)₃ yang mampu mengikat dan mengendapkan ion logam berat. Penelitian dilakukan secara eksperimental menggunakan reaktor batch dengan jarak elektroda 1 cm; 1,5 cm; dan 2 cm serta waktu kontak selama 30, 60, dan 90 menit. Pengujian dilakukan secara duplo, dan analisis dilakukan menggunakan metode statistik regresi linier berganda untuk mengetahui pengaruh masing-masing variabel terhadap efektivitas penurunan Cr (VI). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi paling efektif terjadi pada jarak elektroda 1 cm dan waktu kontak 90 menit, dengan efisiensi penurunan Cr (VI) sebesar 99,86% pada pengulangan pertama dan 99,32% pada pengulangan kedua. Analisis statistik regresi linier berganda menunjukkan bahwa waktu kontak berpengaruh signifikan terhadap penurunan kadar Cr (VI) (p-value < 0.05), sedangkan jarak elektroda dan kadar awal tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Selain itu, selama proses elektrokoagulasi, nilai pH limbah mengalami peningkatan dari kondisi asam (pH 3–5) menuju netral hingga basa (pH 9–10), yang mendukung proses pengendapan logam. Dengan demikian, elektrokoagulasi terbukti sebagai metode yang efektif dan ramah lingkungan untuk mengolah limbah elektroplating, khususnya dalam menurunkan kandungan Cr (VI), dengan rekomendasi pengaturan waktu kontak sebagai variabel kunci. | |
| dc.description.sponsorship | Ir. Ririn Endah Badriani S.T., M.T. - Cantika Almas Fildzah, S.T., M.T. | |
| dc.identifier.uri | https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/6805 | |
| dc.publisher | Fakultas Teknik | |
| dc.subject | Elektrokoagulasi | |
| dc.subject | Elektroda | |
| dc.subject | Kadar Kromium | |
| dc.subject | Limbah Elektroplating | |
| dc.title | Efektivitas Metode Elektrokoagulasi Dengan Variabel Jarak Elektroda & Waktu Kontak Terhadap Penurunan Kadar Kromium (Cr VI) Limbah Elektroplating | |
| dc.type | Other |
