Implementasi Edukasi Video HBM pada Keluarga Petani dengan Ketidakpatuhan APD dan Kesiapan Peningkatan Manajemen Kesehatan di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Sukodono
| dc.contributor.author | Eni Agustin Mardiyeh | |
| dc.date.accessioned | 2026-07-09T08:56:22Z | |
| dc.date.issued | 2026-05-26 | |
| dc.description | Finalisasi Maya_09 Juli 2026 | |
| dc.description.abstract | Petani merupakan kelompok pekerja dengan risiko tinggi terhadap paparan pestisida, terutama saat proses penyemprotan tanpa menggunakan APD secara lengkap. Ketidakpatuhan penggunaan APD dapat menyebabkan berbagai gangguan kesehatan seperti pusing, mual, iritasi kulit, gangguan pernapasan, keracunan pestisida, bahkan penyakit kronis akibat paparan bahan kimia dalam jangka panjang. Untuk mengatasi masalah tersebut diperlukan intervensi salah satunya melelui pemberian edukasi kesehatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk Menggambarkan implementasi edukasi video HBM dalam mengatasi kesiapan peningkatan menejemen kesehatan pada keluarga dengan ketidakpatuhan (APD). Desain penelitian menggunakan studi kasus. Partisipan yaitu satu keluarga yang mengalami ketidakpatuhan APD dan terdaftar di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Sukodono, menunjukkan 80% tanda dan gejala mayor kesiapan peningkatan manajemen kesehatan sesuai SDKI, kooperatif, serta bersedia menjadi partisipan. Intervensi utama yang diberikan yaitu edukasi kesehatan berupa vidio HBM yang dilakukan selama 2 minggu dengan 4 kali kunjungan. Penelitian ini dilakukan di Wilayah Kerja Puskesmas Sukodono pada tanggal 30 April-10 Mei 2026. Pengkajian pada Ny. F menunjukkan bahwa klien memenuhi kriteria diagnosis kesiapan peningkatan manajemen kesehatan sesuai SDKI. Intervensi edukasi vidio HBM yang dilakukan selama 4 kali kunjungan dinilai efektif dalam menigkatkan kesiapan peningkatan manajemen kesehatan. Hal ini dibuktikan dengan adanya Mengepresikan keinginan untuk mengelola masalah kesehatan dan pencegahannya dan Pilihanhidup sehari-hari tepat untuk memenuhitujuan progra kesehatan ( memakai alat pelindung diri contonya, topi, sarung tangan, pakaian lengan panjang, sepatu). Edukasi kesehatan ini memudahkan dalam memberikan informasi, sehingga perawat dapat melanjutkan intervensi edukasi kesehatan di Wilayah Kerja Puskesmas Sukodono. | |
| dc.description.sponsorship | DPU : Dwi Ochta Pebriyananti, S.KM., M.KKK. DPA : Ns. Musviro S.Kep., M..Kes. | |
| dc.identifier.uri | https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/10912 | |
| dc.language.iso | other | |
| dc.publisher | Fakultas Keperawatan | |
| dc.subject | Edukasi Video | |
| dc.subject | Manajemen Kesehatan | |
| dc.subject | Petani | |
| dc.subject | Alat Pelindung Diri (APD) | |
| dc.subject | Edukasi Vidio | |
| dc.subject | Health Belief Model (HBM) | |
| dc.subject | Pestisida | |
| dc.title | Implementasi Edukasi Video HBM pada Keluarga Petani dengan Ketidakpatuhan APD dan Kesiapan Peningkatan Manajemen Kesehatan di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Sukodono | |
| dc.type | Other |
