Perbandingan Metode Random Forest dan Naïve Bayes untuk Klasifikasi Penyakit Diabetes
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Abstract
Diabetes merupakan penyakit kronis yang memerlukan klasifikasi yang
tepat guna mendukung penanganan dan pengobatan yang optimal. Penelitian yang
dilakukan bertujuan untuk membandingkan kinerja dua metode klasifikasi, yaitu
Random Forest dan Naïve Bayes, dalam mengklasifikasikan jenis diabetes
berdasarkan data medis pasien. Metode Random Forest membentuk 300 pohon
keputusan dan menggunakan teknik majority voting untuk menentukan hasil
klasifikasi, sedangkan Naïve Bayes menerapkan pendekatan probabilistik
berdasarkan distribusi data. Penelitian yang dilakukan menggunakan data pasien
yang telah terdiagnosis diabetes melitus (DM) Tipe 1 dan Tipe 2 untuk mengukur
akurasi masing-masing metode. Hasil klasifikasi menunjukkan bahwa Random
Forest berhasil mengklasifikasikan 13 pasien dengan benar sebagai DM Tipe 1
dan 64 pasien sebagai DM Tipe 2, dengan 10 kasus kesalahan klasifikasi.
Sementara itu, Naïve Bayes mengklasifikasikan 10 pasien dengan benar sebagai
DM Tipe 1 dan 65 pasien sebagai DM Tipe 2, dengan 12 kesalahan klasifikasi.
Evaluasi kinerja menunjukkan bahwa metode Random Forest memiliki akurasi
sebesar 88,51%, presisi 87,67%, recall 98.46%, dan F1-Score 92.20%, sedangkan
Naïve Bayes memiliki akurasi 86,21%, presisi 84,42%, recall 100%, F1-Score
91.55%. Berdasarkan hasil evaluasi tersebut, metode Random Forest terbukti
memiliki kinerja yang lebih unggul dibandingkan dengan Naïve Bayes dalam
klasifikasi jenis diabetes. Dengan demikian, Random Forest dapat
direkomendasikan sebagai metode yang lebih efektif untuk mendukung proses
diagnosis awal penyakit diabetes berdasarkan data pasien.
Description
upload by Teddy
FINALISASI oleh Arif 2026 Mei 13
