Dampak Manajemen Risiko Kredit dan Risiko Likuiditas terhadap Profitabilitas Bnak Digital di Indonesia Periode 2021-2024
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris pengaruh manajemen risiko kredit dan risiko likuiditas terhadap profitabilitas pada bank digital di Indonesia periode 2021–2024. Manajemen risiko kredit diproksikan menggunakan rasio Non-Performing Loan (NPL), sedangkan risiko likuiditas diproksikan melalui Loan to Deposit Ratio (LDR). Profitabilitas sebagai variabel dependen diukur menggunakan rasio Return on Assets (ROA). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif serta memanfaatkan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan bank digital. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling berdasarkan kriteria tertentu, sehingga diperoleh sampel sebanyak 10 bank digital dengan total 40 data observasi selama periode penelitian. Metode analisis data yang digunakan adalah regresi data panel dengan bantuan perangkat lunak EViews. Berdasarkan hasil pengujian pemilihan model, Random Effect Model (REM) ditetapkan sebagai model yang paling sesuai untuk digunakan dalam penelitian ini.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen risiko kredit yang diproksikan dengan NPL tidak berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas bank digital (p = 0.8625). Demikian pula, risiko likuiditas yang diproksikan dengan LDR tidak berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas bank digital (p = 0.2922). Temuan ini mengindikasikan bahwa risiko kredit dan risiko likuiditas belum menjadi faktor utama yang menentukan profitabilitas bank digital selama periode penelitian. Berdasarkan analisis laporan keuangan, profitabilitas bank digital cenderung dipengaruhi oleh karakteristik model bisnis digital, seperti pendapatan berbasis komisi (fee based income), aktivitas transaksi digital, pengembangan teknologi, serta strategi ekspansi dan akuisisi nasabah. Penelitian ini memberikan kontribusi empiris dalam pengembangan literatur mengenai manajemen risiko pada perbankan digital serta menunjukkan bahwa pengukuran kinerja bank digital tidak hanya dapat dijelaskan melalui indikator risiko perbankan konvensional, tetapi juga perlu mempertimbangkan karakteristik bisnis digital yang terus berkembang
Description
Validasi dan Finalisasi Repositori File 10 Juni 2026_Kholif Basri
