Penggunaan Ironi pada Acara Indonesia’s Next Top Model Cycle 2 di NET TV

dc.contributor.authorAyu Fadilah
dc.date.accessioned2026-04-13T01:18:45Z
dc.date.issued2025-04-13
dc.descriptionEntry oleh Arif 2026 April 13
dc.description.abstractBerkembangnya ilmu dan teknologi dibarengi dengan kemampuan berbahasa yang semakin beragam. Dalam berbahasa, setiap orang memiliki gaya tersendiri untuk mengekspresikan sesuatu yang ingin disampaikan. Keberagaman berbahasa juga mempengaruhi dalam proses komunikasi. Sering kita jumpai, seseorang dalam menyampaikan makna dari sesuatu yang diucapkan kepada lawan tutur tidak langsung serta merta. Fenomena tersebut terlihat pada acara Indonesia’s Next Top Model Cycle 2 di NET TV. Acara tersebut merupakan acara realitas bakat Indonesia melalui bidang modeling. Acara ini menampilkan sejumlah wanita muda yang bersaing untuk unjuk kemampuan mengembangkan karir di bidang model. Panca Makmun, Luna Maya, Ivan Gunawan, Ayu Gani, dan Dave Hendrik sebagai juri yang akan memberi komentar terhadap peserta. Melalui komentar tersebut, juri membuat ironi dengan menggunakan tindak tutur, karena ironi dibangun melalui tuturan
dc.description.sponsorshipDosen Pembimbing Utama : Prof. Dr. Akhmad Sofyan, M.Hum. Dosen Pembimbing Anggota : Didik Suharijadi, S.S., M.A.
dc.identifier.urihttps://repository.unej.ac.id/handle/123456789/6812
dc.language.isoother
dc.publisherFakultas Ilmu Budaya
dc.subjectIroni
dc.titlePenggunaan Ironi pada Acara Indonesia’s Next Top Model Cycle 2 di NET TV
dc.typeOther

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
AYU FADILAH - 180110201076.pdf
Size:
643.5 KB
Format:
Adobe Portable Document Format

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed to upon submission
Description: