Pengaruh Model Pembelajaran Inkuiri Berbasis Etnosains Terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Siswa SMP Pada Pembelajaran IPA
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Abstract
Keterampilan berpikir kritis penting dimiliki oleh siswa sehingga mampu memperdalam pemahaman siswa, membantu mereka mengaitkan konsep IPA, memahami penerapannya dalam kehidupan sehari-hari, memecahkan masalah, serta membuat keputusan yang tepat. Keterampilan berpikir kritis di Indonesia masih tergolong rendah dikarenakan implementasi model pembelajaran yang kurang tepat, tidak menarik, dan kurang melatih keterampilan berpikir kritis. Salah satu upaya untuk mengatasinya adalah dengan menerapkan model pembelajaran inkuiri berbasis etnosains karena melibatkan budaya yang ada di masyarakat lokal yaitu pembuatan jamu tradisional yang didiskusikan keterlibatannya dengan sains ilmiah pada materi IPA unsur, senyawa dan campuran.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran inkuiri berbasis etnosains untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa SMP pada pembelajaran IPA. Jenis penelitian ini adalah quasi experimen dengan desain penelitian non-equivalent control group design. Penelitian dilakukan di SMPN 12 Jember pada semester ganjil tahun ajaran 2024/2025. Sampel penelitian didapatkan dari teknik purposive sampling yang memperoleh 32 siswa kelas VIIV B sebagai kelas eksperimen dan 31 siswa kelas VIII E sebagai kelas kontrol. Metode pengumpulan data dilakukan dengan tes, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui analisis kuantitatif dengan bantuan IBM SPSS 26.0 for windows. Teknik analisis yang digunakan pada penelitian ini analisis deskriptif berupa uji tendensi sentral dan analisis hipotesis meliputi uji homogenitas, uji normalitas, dan uji hipotesis.
Description
Reupload file repository 29 Januari 2026_Ratna
