Kebutuhan Sumber Daya Manusia Menggunakan Metode Workload Indicators of Staffing Need (WISN) pada Implementasi Rekam Medis Elektronik di Instalasi Koding dan Asuransi RSD Dr. Soebandi Jember

dc.contributor.authorMutiara Anggari Sekarrysa
dc.date.accessioned2026-09-23T02:28:37Z
dc.date.issued2026-07-30
dc.descriptionFinalisasi September 2026_Yudi
dc.description.abstractPenelitian ini bertujuan menganalisis kebutuhan sumber daya manusia (SDM) pada Instalasi Koding dan Asuransi (IKA) RSD dr. Soebandi Jember menggunakan metode Workload Indicators of Staffing Need (WISN) dalam mendukung implementasi Rekam Medis Elektronik (RME). Latar belakang penelitian didasarkan pada meningkatnya beban kerja petugas akibat penerapan RME yang masih menghadapi berbagai kendala teknis, seperti buffering sistem dan proses validasi ulang data, sehingga berpotensi menyebabkan keterlambatan klaim BPJS, meningkatnya risiko human error, serta menurunnya kualitas pelayanan administrasi rumah sakit. Penelitian ini bertujuan mengukur tuntutan pekerjaan (job demands), kapasitas SDM (human capacity), menghitung kebutuhan tenaga ideal menggunakan metode WISN, membandingkan kebutuhan dengan jumlah tenaga aktual, serta mengidentifikasi kesenjangan SDM yang terjadi sebagai dasar penyusunan rekomendasi kebijakan bagi rumah sakit. Landasan teori penelitian mencakup konsep sumber daya manusia kesehatan, Rekam Medis Elektronik (RME), Instalasi Koding dan Asuransi, klaim BPJS, beban kerja, metode WISN, serta Workload Theory yang menjelaskan bahwa keseimbangan antara tuntutan pekerjaan, kapasitas SDM, dan kondisi kerja akan menghasilkan kinerja yang optimal. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan lokasi di Instalasi Koding dan Asuransi RSD dr. Soebandi Jember pada bulan September 2025. Seluruh pegawai instalasi sebanyak 12 orang dijadikan sampel melalui teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara terstruktur, dan telaah dokumen, kemudian dianalisis menggunakan tahapan metode WISN, yaitu menghitung Available Working Time (AWT), Standar Beban Kerja, Standar Kelonggaran, kebutuhan SDM ideal, serta rasio WISN untuk mengetahui tingkat kecukupan tenaga kerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi RME meningkatkan efisiensi proses kerja, namun masih menimbulkan hambatan teknis yang berdampak pada peningkatan beban kerja petugas. Perhitungan WISN menunjukkan adanya perbedaan yang cukup besar antara unit Rawat Inap dan Rawat Jalan. Pada unit Rawat Inap, kebutuhan tenaga ideal adalah 5 orang dengan jumlah tenaga aktual 6 orang sehingga diperoleh rasio WISN sebesar 1,26 yang menunjukkan sedikit kelebihan tenaga. Sebaliknya, pada unit Rawat Jalan kebutuhan tenaga ideal mencapai 30 orang, sedangkan jumlah tenaga aktual hanya 6 orang sehingga menghasilkan rasio WISN sebesar 0,20 yang menunjukkan kekurangan tenaga yang sangat berat. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh tingginya volume pekerjaan, keterbatasan jumlah petugas, serta gangguan sistem SIMRS yang menyebabkan proses pengkodean dan klaim membutuhkan waktu lebih lama. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa metode WISN mampu memberikan gambaran objektif mengenai kebutuhan SDM berdasarkan beban kerja aktual pada Instalasi Koding dan Asuransi RSD dr. Soebandi Jember. Penelitian menunjukkan adanya ketidakseimbangan distribusi tenaga kerja, terutama pada unit Rawat Jalan yang mengalami kekurangan tenaga secara signifikan sehingga berpotensi menurunkan efektivitas pelayanan dan meningkatkan risiko kesalahan administrasi. Oleh karena itu, rumah sakit disarankan melakukan penambahan atau redistribusi SDM sesuai hasil perhitungan WISN, meningkatkan kompetensi petugas melalui pelatihan, serta mengoptimalkan performa sistem Rekam Medis Elektronik agar proses pengkodean dan klaim BPJS dapat berjalan lebih efektif, efisien, dan berkualitas.
dc.description.sponsorshipDr.Abu Khoiri, S.KM., M.Kes.
dc.identifier.urihttps://repository.unej.ac.id/handle/123456789/15109
dc.language.isoOther
dc.publisherFakultas Kesehatan Masyarakat
dc.subjectpuzzle media
dc.subjectsexual violence preventiWorkload Indicators of Staffing Need; Electronic Medical Records; human resources for health; hospital coding unit; BPJS claimson
dc.subjectintellectual disability
dc.subjectchildren
dc.subjectteaching aid
dc.subjectspecial education
dc.titleKebutuhan Sumber Daya Manusia Menggunakan Metode Workload Indicators of Staffing Need (WISN) pada Implementasi Rekam Medis Elektronik di Instalasi Koding dan Asuransi RSD Dr. Soebandi Jember
dc.typeOther

Files

Original bundle

Now showing 1 - 5 of 7
Loading...
Thumbnail Image
Name:
222110101181 - MUTIARA ANGGARI SEKARRYSA - BAGIAN DEPAN.pdf
Size:
1 MB
Format:
Adobe Portable Document Format
Loading...
Thumbnail Image
Name:
222110101181 - MUTIARA ANGGARI SEKARRYSA - BAB 1.pdf
Size:
385.77 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Loading...
Thumbnail Image
Name:
222110101181 - MUTIARA ANGGARI SEKARRYSA - BAB 2.pdf
Size:
631.5 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Loading...
Thumbnail Image
Name:
222110101181 - MUTIARA ANGGARI SEKARRYSA - BAB 3.pdf
Size:
399.11 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Loading...
Thumbnail Image
Name:
222110101181 - MUTIARA ANGGARI SEKARRYSA - BAB 4.pdf
Size:
436.99 KB
Format:
Adobe Portable Document Format

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed to upon submission
Description: